Bali United
KOMPAK Kunci, Duet Joao Ferrari dan Kadek Arel, Sukses Catatkan Cleansheet di Enam Laga Berturut!
Empat bek yang kerap diturunkan pelatih Johnny Jansen dalam skema 4-3-3 defending pelan namun pasti mulai menunjukkan tajinya.
Penulis: Ady Sucipto | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM – Performa lini pertahanan Bali United dalam enam pertandingan terakhir di Super League 2025/2026 memperlihatkan penampilan solidnya. Alhasil, Bali United sukses mencatatkan 4 kali kemenangan dan dua kali hasil imbang tanpa pernah kebobolan alias cleansheet.
Empat bek yang kerap diturunkan pelatih Johnny Jansen dalam skema 4-3-3 defending pelan namun pasti mulai menunjukkan tajinya.
Di sektor bek tengah, duet Joao Ferrari dan Kadek Arel menjadi benteng terakhir untuk mengadang serangan lawan. Keduanya ditopang dua bek sayap lincah, kapten Ricky Fajrin di kiri dan Rizky Dwi Febrianto atau Made Andhika Wijaya di sektor kanan.
Kekompakan lini pertahanan Bali United tak lepas dari sosok bek tangguh asal Brasil yang didatangkan pada awal musim ini, Joao Ferrari. Bek bekas PSIS Semarang itu makin menunjukkan kematangannya di lini pertahanan Serdadu Tridatu.
Baca juga: John Herdman Pantau Pemain Lokal, Persiapan Timnas Indonesia Hadapi FIFA Series 2026 di Jakarta!
Baca juga: PERSIJA Jakarta Datangkan 2 Pemain Baru, Fajar Fathurrahman dan Alaeddine Ajaraie
Disitir Tribun Bali dari laman transfermakt, Ferrari hingga saat ini tercatat telah membukukan 14 kali penampilannya bersama Bali United dengan menorehkan 1 asis dan 1.145 menit bermain. Selain itu, bek berpostur 1,90 meter tersebut juga mengoleksi dua kartu kuning dan 1 kartu merah.
Alhasil, pemain bernomor punggung 2 ini telah merasakan tiga kali terkena hukuman larangan bertanding sejak pekan ke-5 hingga ke-7 Super League. Namun demikian, hal itu tak menghentikan semangatnya untuk terus bangkit dan tampil all out bagi timnya.
Hal itu dibuktikannya ketika dia terpilih dua kali sebagai player of the match atau pemain terbaik dalam pertandingan di laga Bali United melawan Borneo FC (0-1) dan Bali United melawan PSM Makassar (0-2). Kedua laga tandang tersebut Bali United sukses mengunci tiga poin.
Pasca-laga kontra PSM, Joao Ferarri mengaku bahwa kekompakan tim menjadi kunci keberhasilan timnya meraih hasil yang diinginkan.
Enam laga tanpa kebobolan adalah buah kerja keras dari tim. Dan memetik tiga poin penuh menjadi hal positif untuk membantu tim mendongkrak ke papan atas.
“Semua rekan setim saya, kami bekerja sangat keras, dan pertandingan terakhir kami tetap disiplin. Kami tetap kompak dan berpegang pada rencana,” ujar Joao Ferrari dikutip dari akun Instagram@liga1match belum lama ini.
Penampilan pertahanan Bali United inipun terbilang gacor sejak pekan ke-13 Super League, dengan menuai hasil imbang melawan Persis Solo (0-0), menang melawan Borneo FC (0-1), menang kontra PSBS Biak (0-3), imbang lawan Dewa United (0-0), menang kontra Arema FC (0-1), dan menang di kandang PSM Makassar (0-2).
Saat ini Bali United menempati posisi kedelapan di klasemen sementara Super League dengan mencatatkan 7 kali menang, 6 kali imbang, dan 4 kali kalah. Serdadu Tridatu saat ini baru mengoleksi 27 poin.
Menghadapi pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026, Bali United akan menghadapi laga melawan Semen Padang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (24/1) pekan ini.
Menyambut laga perdana di putaran kedua ini, skuad Johnny Jansen bakal kembali diuji baik di lini pertahanan maupun sektor depan. apakah bakal sanggup meraih poin penuh dan cleansheet kembali atau sebaliknya.
Untuk itu, Johnny Jansen dalam beberapa waktu terakhir terus menggembleng skuadnya dengan program latihan sebagai persiapan menghadapi Semen Padang. (uci)
Tak Boleh Meremehkan Lawan
| BRAVO, Skor Persita Tanggerang 0 – 1 Bali United, Serdadu Tridatu Amankan Poin Penuh di Markas Lawan |
|
|---|
| M Rahmat Siap 100 Persen, Lawan Persita, The Flash Masuk Starting XI Serdadu Tridatu |
|
|---|
| BEBER Johnny Jansen Blak-blakan Soal Inkonsistensi Tim, Berdampak Posisi Klasemen di Papan Tengah |
|
|---|
| JANSEN Tak Setuju, Regulasi U-23 Dihapus Musim Depan? Tekankan ke PSSI Pentingnya Ruang Pemain Muda |
|
|---|
| Jansen Bersikap Ksatria, Usai Perdana Diganjar Kartu Kuning, Setelah Lewati 26 Laga, Puji Wasit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Bali-United-svgf.jpg)