Bali United
Susul M. Rahmat yang Hengkang dari Bali United, Legenda Yabes Roni Resmi Pamit
Yabes Roni tercatat sukses mengoleksi 8.503 menit bermain dari 172 pertandingan di kompetisi resmi.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Evaluasi besar-besaran langsung melanda skuad Bali United FC pasca-menuntaskan kompetisi musim 2025/2026, hanya dalam hitungan hari setelah kompetisi berakhir, Serdadu Tridatu resmi kehilangan dua penyerang sayap berpengalaman sekaligus.
Setelah Muhammad Rahmat dipastikan hengkang, manajemen Bali United kembali mengejutkan publik dengan mengumumkan akhir kerja sama dengan sang legenda hidup yang telah bertahan selama 11 tahun di Pulau Dewata, Yabes Roni Malaifani.
Keputusan krusial ini dikonfirmasi langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Bali United FC, Yabes Tanuri, Minggu 31 Mei 2026 sore.
Manajemen sepakat untuk tidak memperpanjang masa bakti pemain asal Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut untuk musim depan.
Baca juga: Eksodus Duo Winger Bali United Setelah M. Rahmat, Giliran Legenda 11 Tahun Yabes Roni Resmi Pamit
Kepergian Yabes Roni menandai berakhirnya era romansa salah satu pemain paling setia yang membela Bali United sejak klub ini pertama kali didirikan dan bermigrasi ke Bali pada tahun 2015 silam.
"Kami dari manajemen menyampaikan kembali bila Bali United FC dengan Yabes Roni telah sepakat mengakhiri kerja sama untuk musim depan," kata Yabes Tanuri.
Manajemen mengucapkan terima kasih yang luar biasa untuk kontribusi Yabes Roni selama kurang lebih 11 tahun ini dengan persembahan 2 trofi Liga 1 untuk Bali United.
"Semoga Yabes Roni sukses untuk perjalanan karier berikutnya di tempat yang baru," ungkap Yabes Tanuri.
Selama berseragam merah putih hitam khas Serdadu Tridatu, mantan penggawa Timnas Indonesia U-19 era Indra Sjafri ini dikenal sebagai pemain multifungsi dan petarung yang militan.
Yabes Roni tercatat sukses mengoleksi 8.503 menit bermain dari 172 pertandingan di kompetisi resmi.
Mengawali karier murninya sebagai penyerang sayap kanan yang mengandalkan kecepatan, pemain berusia 31 tahun ini kerap bertransformasi menjadi striker utama, bahkan dalam beberapa musim terakhir kerap diplot sebagai bek sayap demi kebutuhan taktik tim.
Dari total penampilannya, ia menyumbang 9 gol dan 12 assist, serta menjadi saksi sejarah sekaligus aktor penting saat Bali United merengkuh gelar juara back to back Liga 1 pada musim 2019 dan 2021/2022.
Yabes Roni tidak mampu membendung rasa emosionalnya saat harus mengucapkan kalimat perpisahan dengan klub yang telah membesarkan namanya di kancah sepak bola profesional Indonesia.
Baginya, Bali United sudah jauh melampaui statusnya sebagai sebuah klub sepak bola biasa.
"Tahun 2015 hingga 2026 bukanlah waktu yang singkat dimana suka duka, jatuh bangun dan keberhasilan telah dilalui bersama," ujar Yabes Roni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Dua-eks-pemain-Bali-United-Yabes-Roni-dan-M-Rahmat1.jpg)