Malam-malam Tim Yustisi Periksa KTP Pendatang
Kepala Satpol PP, Iwan Suparta mengaku tujuan dari sidak tersebut untuk mengantisipasi oksodus PSK eks dolly sekaligus mengantisipasi adanya penyebar
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Iman Suryanto
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Resah, dan Gelisah terlihat di wajah dua remaja dan seorang Janda saat ditemui di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Jalan Ngurah Rai, Amlapura, Minggu (19/10/2014) malam.
Ketiganya digiring ke kantor Satpol PP dikarenakan tak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) alias Identitas, saat dilakukan sidak penduduk pendatang. Masing-masing, Sudirman (16) asal Praya, Lombok Tengah NTB, serta I Dewa Ayu Supartini (15), asal Gang Kenanga, Pesagi, Karangasem, dan Ni Putu Julia Arintini (21) asal Padang Sambian, Denpasar.
Sidak tersebut dilakukan oleh Tim Yustisi dimulai pukul 20.00 wita sampai 22.00 wita.
Kepala Satpol PP, Iwan Suparta mengaku tujuan dari sidak tersebut untuk mengantisipasi oksodus PSK eks dolly sekaligus mengantisipasi adanya penyebaran virus HIV dan AIDS.
"Saya lakukan ini, karena ada informasi dari masyarakat. Katanya ada penyebaran HIV dan AIDS. Selain itu, juga mengantisipasi agar eksodus dolly tak sampai ke Karangasem. Kita harus tetap antisipasi,"ujar Kasatpol PP, Iwan Suparta.(*)