155 Desa di Bali Ada Temuan Kasus Rabies
Gerakan vaksin massal yang digalakkan oleh pemerintah Provinsi Bali untuk melakukan vaksin anjing tidak bisa optimal.
Penulis: Ady Sucipto | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Dinas Perternakan Provinsi Bali, Putu Sumantra melaporkan bahwa sepanjang enam bulan pertama di tahun 2015 ada 155 desa se-Bali yang telah terjangkit rabies.
"Kita sudah temukan 155 desa yang ada temuan kasus rabies di seluruh Provinsi Bali. Ini disebabkan karena banyak pemilik yang meliarkan anjingnya," jelas Sumantra saat mengikuti sidang paripurna DPRD Provinsi Bali, Senin (6/7/2015).
Sumantra mengatakan, gerakan vaksin massal yang digalakkan oleh pemerintah Provinsi Bali untuk melakukan vaksin anjing tidak bisa optimal.
"Karena banyak anjing yang betina seperti di pantai, di hutan dan kita minta kepada desa pakraman untuk menyerahkan ke dinas untuk dieliminasi saja dan apabila mau memelihara peliharalah dengan baik," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-penyakit-rabies_20150410_182156.jpg)