Pejabat Unud Divonis 4 Tahun Penjara, Meregawa: Mungkin Sane Miang Tiang

Meregawa: "Saya ngga tahu, barangkali ini nasib saya. Mungkin sane miang tiang (yang lahir di badan saya) ini berdosa dulu"

Pejabat Unud Divonis 4 Tahun Penjara, Meregawa: Mungkin Sane Miang Tiang
Tribunnews.com/ Herudin
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan Rumah Sakit Khusus Universitas Udayana (Unud), I Made Meregawa, (Kedua kiri), memeluk keluarga seusai menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (20/1/2016). Meregawa divonis empat tahun penjara dan denda Rp 100 juta. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Mantan Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Udayana (Unud), I Made Meregawa hanya bisa pasrah saat mendengar vonis hakim yang menjatuhkan pidana empat tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsidair dua bulan kurungan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (20/1/2016) siang.

Meregawa menerima putusan hakim dan menganggapnya sebagai bagian dari nasib hidupnya.

Meregawa harus mendekam di balik jeruji besi karena terbukti melakukan korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) RS Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata (RS PKPIP) Universitas Udayana tahun anggaran 2009.

"Menyatakan terdakwa Made Meregawa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan kedua. Menjatuhkan pidana oleh karenanya terhadap terdakwa selama 4 tahun dan pidana denda Rp 100 juta, apabila denda tidak dibayar maka diganti pidana kurungan selama 2 bulan," kata Ketua Majelis Hakim, Singung Hermawan.

Meregawa melanggar Pasal 3 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

(Uang Pribadi Rp 5,7 Miliar Milik Terpidana Meregawa Dikembalikan)

Pejabat Unud ini dinilai merugikan negara sebesar Rp 7 miliar.

Sementara untuk nilai proyek Alkes tersebut mencapai Rp 16 miliar.

Adapun pemenang tender proyek adalah PT Mahkota Negara, perusahaan milik mantan Bendahara Partai Demokrat M Nazaruddin.

Putusan terhadap Meregawa itu sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK yang meminta vonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Halaman
1234
Penulis: Cisilia Agustina. S
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved