Amokrane Sabet Tewas Ditembak di Bali
Selamat Jalan Brigadir AA Putu Sudirta, Masyarakat Bali Turut Berduka
Jenazah Sudi masih dititipkan di Ruang Jenazah RSUP Sanglah hingga 20 Mei 2016.
Penulis: I Dewa Made Satya Parama | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kepergian Brigadir Anak Agung Putu Sudiarta yang meninggal lantaran ditikam Amokrane Sabet di Jalan Pantai Berawa, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali, Senin (2/5/2016) kemarin meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya, pihak kepolisan serta masyarakat Bali.
Rasa sedih juga diungkapkan adik ipar Sudi, Gung Putra.
(Amokrane Kebal? Tembakan dan Alat Kejut Listrik pun Tak Mempan, Ini Akhirnya Bikin Tewas)
“Kami sangat sedih akan kejadian ini, sungguh sangat disayangkan kepergian Sudi,” jelasnya di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah.
(Mengharukan, Putri Brigadir Sudirta Posting Kenangan Terakhir Bersama Sang Ayah)
Dia juga mengungkapkan Sudi dikenal sebagai pria yang rajin mengikuti karya di Banjar Buana Agung tempat asalnya.
(Astaga, Amokrane 20 Kali Ditembak dengan Peluru Karet Tapi Tidak Mempan, Malah Tusuk Polisi)
“Rajin sekali dia ikut karya di banjar, orangnya pintar bergaul dan banyak teman. Buktinya di BaliMed banyak yang datang menengoknya,” ucapnya.
Jenazah Sudi masih dititipkan di Ruang Jenazah RSUP Sanglah hingga 20 Mei 2016.
Pada jenazah bapak 3 anak itu pun tidak dilakukan autopsi karena pihak keluarga tidak memberikan izin.
Korps Bhayangkara Polres Badung juga ikut berduka.
"Telah meninggal saudara, sahabat serta rekan kami dalam melaksanakan tugas mengabdi kepada negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Semoga amal ibadah diterima di sisi Nya. Selamat Jalan BRIGADIR A.A.PUTU SUDIARTA."
Begitu tertulis di situs resmi Polres Badung.
Ucapan belasungkawa juga mengalir deras dari masyarakat Bali di Fanpage Tribun Bali.
Seperti dituliskan akun Komang Emplegan: "Amor ring acintya pak agung smoga baktimu tetap dikenang dan dijadikan panutan masy. Untuk memberi Perlindungan thd warga sampai puputan".
Demikian juga ditulsikan akun Tut Nguek: "Amor ring Acintya.... petugas....Buat bule... madak apang bangke polone...".
"Amor ring acintya pk polisi semoga kau tenang d alam sana...," tulis akun Agus Sudar.
Akun Komang Murdita: "Amor Ring Acintya Pak Agung Pahlawanku". (*)