Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bandara Ngurah Rai Masih Berstatus ‘Kuning’ ‎

Dalam pengamanan tersebut nampak petugas penjinak bom dan juga petugas bersenjata laras panjang.

Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali / Manik Priyo Prabowo
Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Usai adanya aksi teroris di Prancis, Turki, Jakarta dan Kota Solo membuat Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai sampai saat ini berstatus siaga.

General Manager Angkasa Pura I, Airport I Gusti Ngurah Rai, Trikora Harjo menjelaskan, dalam status kuning atau siaga pengamanan ini terdapat 1.400 petugas bersiaga penuh.

Bahkan, selain tim gegana, tim Jihandak, TNI AU dan TNI AD bersiaga, petugas Avsec juga disiagakan total.

"Melihat status kuning ini kita siaga dengan pengamanan pada sektor kawasan khusus. Guna mengantisipasi terbacanya pengamanan bandara, petugas selain bersiaga penuh juga melakukan operasi atau pemeriksaan barang bawaan penumpang.Oleh sebab itu kita mohon maaf buat para masyarakat yang masuk bandara dan harus diperiksa total," jelas Trikora kepada Tribun Bali dalam acara halal bihalal di lantai dua gedung terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Tuban, Badung, Bali, Rabu (13/7/2016).

Selain mengamankan kawasan terminal domestik, petugas keamanan juga menjaga ketat terminal internasional tempat wisatawan mancanegara datang dan pergi.

Dalam pengamanan tersebut nampak petugas penjinak bom dan juga petugas bersenjata laras panjang.

Bahkan, guna meminimalisir masuknya orang yang mencurigakan, petugas juga memeriksa "jalur-jalur tikus" atau pintu kecil di bandara. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved