TribunBali/
Home »

Bali

Ini Wilayah Berbahaya Apabila Gunung Agung Meletus, Jangan Dekati Titik Ini

Peningkatan aktivitas mengindikasikan proses peretakan batuan di dalam tubuh gunung api yang diakibatkan oleh tekanan fluida magmatik

Ini Wilayah Berbahaya Apabila Gunung Agung Meletus, Jangan Dekati Titik Ini
NET
Gunung Agung 

TRIBUN-BALI.COM- Gunung Agung mulai menampakkan peningkatan aktivitas.

Dilansir dari website Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral diketahui, Gempa Vulkanik Dalam (VA) yang mengindikasikan proses peretakan batuan di dalam tubuh gunung api yang diakibatkan oleh tekanan fluida magmatik dari kedalaman mulai terekam meningkat jumlahnya secara konsisten sejak 10 Agustus 2017 dengan amplituda kegempaan vulkanik berkisar antara 3 mm sampai 10 mm.

Baca: Kawah Gunung Agung Sudah Keluarkan Gas Berbahaya, Jangan Lewati Radius Ini!

Baca: Jangan Termakan Hoax, BPBD Karangasem : Gunung Agung Berstatus Waspada Bukan Awas

Baca: Terakhir Meletus Tahun 1963, Kini Status Gunung Agung Waspada Sewaktu-waktu Bisa Berbahaya

Dengan kondisi aktivitas seperti saat ini maka jika terjadi letusan, potensi bahayanya diperkirakan utamanya masih berada di area tubuh Gunung Agung yang berada di lereng Utara, Tenggara, dan Selatan.

Baca: Sejarah Gunung Agung ‘Makan’ Ribuan Nyawa, Status Gunung Dinaikkan Petang Tadi!

Sejarah aktivitas erupsi Gunung Agung dicirikan oleh erupsi-erupsi yang bersifat eksplosif dan efusif dengan pusat kegiatan di Gunung Agung yang terletak di dalam Kawah.

Dalam sejarah aktivitasnya, erupsi Gunung Agung mengindikasikan potensi ancaman bahaya berupa jatuhan piroklastik, aliran piroklastik, dan aliran lava.

Baca: Kisah Mistis, Gunung Agung Meletus, Juru Kunci dan Lelaki Dewasa ‘Sambut’ Lahar Panas

Halaman
12
Penulis: Aloisius H Manggol
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help