TribunBali/
Home »

Bali

Penggerebekan Rumah Mang Jangol

Mencengangkan! Mang Jangol Diduga Kabur Melalui Jendela, Benda Yang Tersangkut Ini Bikin Curiga

Kapolresta Denpasar menyatakan, bahwa dipastikan I Komang Swastika alias Jro Jangol alias Mang Jangol kabur seusai penyisiran

Mencengangkan! Mang Jangol Diduga Kabur Melalui Jendela, Benda Yang Tersangkut Ini Bikin Curiga
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Gelar Press Rilis di Mapolresta Denpasar dipimpin Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo, Senin (6/11/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo menyatakan, bahwa dipastikan I Komang Swastika alias Jro Jangol alias Mang Jangol kabur seusai penyisiran di rumahnya oleh anggota Polresta Denpasar.

Dari dalam kamar itu, Mang Jangol mengunci pintu.

Anggota kepolisian kemudian mendobrak, namun tidak mendapati politisi asal Denpasar yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali itu di kamarnya.

Dalam hal ini polisi juga mendapati buku catatan jual-belian sabu.

Baca: Duh! Polisi Temukan Buku Catatan Penjualan Sabu Di Rumah Mang Jangol

Meski, polisi tidak bisa memastikan berapa besar perputaran penjualan sabu di rumah tersebut.

Hanya saja, polisi akan mendalami tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh Mang Jangol selaku DPO tersangka kepemilikan atau bandar Sabu.

"Kami pastikan kabur. Karena ada tali yang tersangkut di jendela. Dan tidak menutup kemungkinan tindak pidana pencucian uang akan kami dalami," ucap Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo kepad awak media, Senin (6/11/2017).

Petugas dari Polresta Denpasar gerebek rumah salah satu anggota DPRD Prov Bali di jalan Pulau Batanta, Denpasar (4/11) terkait kasus narkoba.
Petugas dari Polresta Denpasar gerebek rumah salah satu anggota DPRD Prov Bali di jalan Pulau Batanta, Denpasar (4/11) terkait kasus narkoba. (Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa)

Usai itu, akhirnya pihak Kepolisian membentuk Tim Khusus sesuai intruksi Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Golose untuk membekuk DPO tersangka kasus kepemilikan sabu dan senjata api ilegal tersebut.

Dalam penggerebekan memang didapati sabu serta senpi.

Hal ini juga disaksikan oleh Kepala Lingkungan dan saksi lainnya.

Total ada 34 saksi yang dimintai keterangan dalam kasus ini.

"Kami masih terus mengejar. Dan mudah-mudahan masih ada di Bali. Kami juga lakukan pencekalan karena beberapa waktu lalu (sebelum penggerebekan) ada aktivitas yang bersangkutan di luar negeri," bebernya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help