Popy Disuruh Layani Intim Tamu di Sanur Bali, Tak Disangka Ternyata Si Popy Anggota Polisi
Berkat keduanya, praktik prostitusi dan perdagangan orang di tempat hiburan tersebut terungkap
TRIBUN-BALI.COM- Kasus kejahatan human trafficking sangat meresahkan masyarakat di Indonesia.
Biasanya praktik tersebut dilakukan secara terselubung.
Modusnya adalah dengan membuka sejumlah tempat hiburan.
Baca: TERKINI! Dari Penjara Ahok Minta Ahokers Pilih Sosok Ini, Jangan Sampai Golput
Baca: Video Tutorial Gadis Ini Viral Hingga Ditonton Ratusan Ribu Kali, Ternyata Ini yang Jadi Sorotan
Baca: Ternyata Ini Alasan Cowok Bule Nikahi Wanita Indonesia, Anda Salah Satunya?
Selanjutnya, pihak pengelola kemudian memainkan bisnis esek-esek itu.
Meski demikian, polisi juga tak mau kalah untuk mengungkap praktik tersebut.
Mereka terus memutar otak.
Itu pula seperti yang dilakukan oleh dua orang polwan baru-baru ini.

Dua Polwan cantik dari Satreskrim Polres Garut menyamar sebagai pekerja seks komersial ( PSK) di salah satu tempat hiburan di Bali.
Adalah Brigadir Popy Puspasari dan Bripda Fitria Oktavia yang kemudian berhasil mengungkap jaringan sindikat perdagangan orang untuk dipekerjakan menjadi PSK itu.
Mereka berani masuk tempat hiburan tersebut dengan menyamar menjadi PSK.
Dua penyidik di unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Garut tersebut menggunakan nama samaran Dewi untuk Brigadir Popy dan Bella untuk Bripda Fitria.
Berkat keduanya, praktik prostitusi dan perdagangan orang di tempat hiburan tersebut terungkap.