Gempa Bumi Lombok

Korban Gempa Lombok Bertambah, Kini Capai 98 Orang Meninggal Dunia

Dampak gempa 7 SR yang mengguncang wilayah Lombok Utara terasa hingga Sumbawa dan Bali pada Minggu (5/8)

Korban Gempa Lombok Bertambah, Kini Capai 98 Orang Meninggal Dunia
henry lopulalan/Harian Warta Kota
BNPB JUMPAPRES - Kapusdatin Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat jumpapers penanganan dampak siklon tropis Cempaka, antisipasi banjir longsor, dan update penangan erupsi Gunung Agung di kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (5/12/2017). Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bandara Internasional Lombok, semuanya normal beroperasi. 

TRIBUN-BALI.COM, MATARAM - Dampak gempa 7 SR yang mengguncang wilayah Lombok Utara terasa hingga Sumbawa dan Bali pada Minggu (5/8) pukul 18.46 WIB telah menyebabkan berbagai wilayah mengalami kerusakan. Dan jumlah korban terus bertambah.

 
“Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB mencatat sebanyak 98 orang meninggal dunia, 236 orang luka-luka, ribuan rumah rusak dan pengungsi mencapai ribuan jiwa yang tersebar di berbagai lokasi,” ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Selasa (7/8/2018).

 
Ia menambahkan diperkirakan jumlah korban dan kerusakan akibat dampak gempa akan terus bertambah. Mengingat belum semua daerah terdampak gempa dapat dijangkau petugas Tim SAR gabungan.

 
Juga terdapat dugaan adanya korban yang tertimbun bangunan yang roboh belum dapat dievakuasi oleh petugas. TIM SAR Gabungan terus menyisir daerah-daerah terdampak gempa untuk melakukan evakuasi, penyelamatan dan pertolongan kepada korban. Pendataan masih terus dilakukan oleh aparat.

“Korban meninggal dunia paling banyak terdapat di Kabupaten Lombok Utara karena wilayah inilah yang parah terkena dampak gempa. Dari 98 orang meningggal dunia akibat gempa, terdapat di Kabupaten Lombok Utara 72 orang, Lombok Barat 16 orang, Kota Mataram 4 orang, Lombok Timur 2 orang, Lombok Tengah 2 orang, dan Kota Denpasar 2 orang,” jelasnya.

 
Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh.  Semua korban meninggal dunia adalah warga negara Indonesia. Belum adanya laporan wisatawan asing yang menjadi korban akibat gempa.

Upaya evakuasi, penyelamatan dan pertolongan kepada korban terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Evakuasi korban yang tertimpa masjid roboh di Desa Lading-Lading Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara masih dilakukan.

 
Alat berat dikerahkan sejak 6/8/2018 sekitar pukul 15.00 WIB. Satu alat berat digunakan untuk menghancurkan atap dan dinding masjid yang menimpa korban. 

 
Belum dapat diperkirakan berapa jumlah korban yang tertimpa masjid roboh. Korban saat itu sedang sholat Isya berjamaah tiba-tiba diguncang gempa dengan kekuatan 7 SR sehingga bangunan masjid roboh dan langsung menimpa jamaah di bawahnya. Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri dan relawan masih melakukan evakuasi.

Jumlah pengungsi belum dapat dipastikan. Diperkirakan ribuan pengungsi tersebar di berbagai lokasi. Bantuan juga belum dapat didistribusikan merata. Selain terbatasnya jumlah logistik yang ada, pengungsi juga tersebar di berbagai lokasi sehingga menyulitkan pembagian bantuan, khususnya di Kabupaten Lombok Utara.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help