Tiap Latihan Senam Ruangan Selalu Dikunci, Ternyata Pria Lajang Ini Lakukan Hal Ini Pada 2 Siswinya

penyebab terdakwa tega melakukan tindakan cabul terhadap siswi, yang masih satu banjar dengannya, dilatarbelakangi keseringannya menonton film porno.

Tiap Latihan Senam Ruangan Selalu Dikunci, Ternyata Pria Lajang Ini Lakukan Hal Ini Pada 2 Siswinya
Pojok Satu
ilustrasi pencabulan 

TRIBUN-BALI.COM – Seorang guru honorer yang mengajar olahraga harus menghadapi proses hukum.

IWS (28) yang sehari-hari mengajar di sebuah SD di Kecamatan Payangan, divonis hukuman delapan tahun penjara ditambah denda Rp 60 juta.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Gianyar, Kamis (6/9/2018), pria bertubuh gempal tersebut terbukti, telah memegang organ intim dua siswinya, AW (10) dan KL (11).

Terdakwa menyatakan menerima putusan tersebut, dan tidak akan mengulangi perbuatannya.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua, Diah Astuti tersebut terungkap, penyebab terdakwa tega melakukan tindakan cabul terhadap siswi, yang masih satu banjar dengannya, dilatarbelakangi keseringannya menonton film porno.

Sementara terdakwa sendiri masih berstatus lajang.

Lantaran tak kuasa menahan birahi, IWS tak tahan melihat kemolekan siswinya.

IWS tak sampai memasukkan alat vitalnya pada kelamin korban.

Kejadian berawal saat IWS mendapat tugas mengajar tiga siswi pada Februari 2018.

Ketiga siswi ini akan mengikuti lomba senam mewakili sekolah.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved