Kisah Tato Conor McGregor, Tato Salib dan Tulisan Arab, Ini Maknanya
Satu tato McGregor yang paling terkenal adalah tato besar di dadanya. Tato itu menggambarkan sosok gorila marah yang tengah makan jantung hati
TRIBUN-BALI.COM- Suka atau tidak, Conor McGregor menjelma menjadi salah satu sosok olahragawan beladiri yang populer di dunia.
Meski banyak mendapat kecaman telah dituduh berlaku rasis terhadap Khabib Nurmagomedov, Conor McGregor mampu menjelma menjadi petarung UFC dengan bayaran tertinggi saat ini.
Seiring dengan makin populernya McGregor, gaya hidupnya pun juga berubah.
Baca: Ida Sri Bagawan Berusia 34 Tahun Meninggal, Firasat Aneh Dirasakan Almarhumah dan Orang Terdekat
Baca: Sungguh Kontras, Hotman Paris Asik Bareng Cewek-cewek Cantik di Omnia Bali, Sang Istri Lakukan ini
Satu perbedaan mencolok dari McGregor, antara dulu dan sekarang, adalah soal tato.
Saat ia menjalani laga debut di UFC tahun 2013, melawan Marcus Brimage, belum ada satu pun tato yang terlihat di tubuhnya.
Kini, seiring semakin populernya dia, McGregor identik ssbagai petarung dengan tato di sekujur tubuhnya.
Lalu, tato apa saja yang sebenarnya dimiliki oleh McGregor?
Baca: Saat Petugas Datangi Kamar Kos di Mengwi Badung, Tak Disangka ini Isi Lemari Yulia
Baca: Begini Kondisi Terkini Meriam Bellina, Kaki Diperban Hingga Duduk di Kursi Roda
1. Gorila
Satu tato McGregor yang paling terkenal adalah tato besar di dadanya.
Tato itu menggambarkan sosok gorila marah yang tengah makan jantung hati.
Entah apa maknanya, tapi diduga kuat, tato itu adalah penghormatan McGregor untuk pelatihnya, John Kavangah.
Baca: Sang Istri Temukan Bukti Perselingkuhan Sebelum Suaminya Kecelakaan Tragis Bareng Rini Puspitawati
Baca: Para Ibu Jangan Remehkan Imunisasi Ini, Bocah di Bali ini Alami Sakit Tak Biasa Hingga Tubuh Kaku
Sebagaimana diketahui, dojo atau tempat berlatih yang didirikan John Kavangah, yakni Straight Blast Gym, punya logo Gorila.
McGregor sendiri tak punya banyak penjelasan soal tatonya itu.
Dia mengaku hanya menyukainya.
"Pokoknya aku senang saja dengan penampakannya," kata McGregor.
