Ini Target Penataan Dua Tukad Sepanjang 2,5 Kilometer yang Sedot Anggaran Rp 13,7 Miliar

Jika dikalkulasi, panjang tukad yang ditata sepanjang 2,5 kilometer dengan anggaran Rp 13,7 miliar.

Ini Target Penataan Dua Tukad Sepanjang 2,5 Kilometer yang Sedot Anggaran Rp 13,7 Miliar
TRIBUN BALI/FARIZQI IRWAN
Penataan pinggiran sungai di Tukad Yeh Poh atau Tukad Muding, Dalung, Kuta Utara, Badung hingga Jumat (30/11/2018), masih terus dilakukan. 

Ini Target Penataan Dua Tukad Sepanjang 2,5 Kilometer yang Sedot Anggaran Rp 13,7 Miliar

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Penataan pinggiran sungai di Dalung, Kuta Utara, Badung terus dilakukan hingga Jumat (30/11/2018).

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung, terus mengerjakan penataan pinggiran sungai di Tukad Yeh Poh dan Tukad Muding, Dalung, Kuta Utara.

Masing-masing anggaran untuk dua tukad tersebut memiliki anggaran yang berbeda.

Penataan di Tukad Yeh Poh sepanjang 2 kilometer akan mengabiskan anggaran hingga Rp 6,5 miliar.

Sedangkan penataan di Tukad Muding sepanjang 500 meter menghabiskan Rp 7,2 miliar. Untuk anggaran lebih mahal dan jarak perbaikan yang pendek dikarena bahan dan lebih pada penguatan kontruksi.

Jika dikalkulasi, panjang tukad yang ditata sepanjang 2,5 kilometer dengan anggaran Rp 13,7 miliar.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR Badung, Anak Agung Gede Dalem mengatakan, pengerjaan ini dilakukan untuk menata kembali pinggiran dari Tukad Yeh Poh dan Tukad Muding tersebut.

"Kita lakukan pengejaran penataan di pinggiran sungai tersebut untuk memperkuat pinggirannya. Selain itu, ada juga Pura Beji yang harus diamankan," ujarnya.

Selain pengerjaan penataan pinggiran sungai, Gung Dalem sapaannya juga mengatakan ada pembuatan jalan inspeksi dipinggiran sungai.

Jalan inspeksi yang dibuat di pinggiran sungai tersebut, dibuat dengan lebar dua meter yang menghubungkan dari Tukad Muding hingga Tukad Yeh Poh.

Yang difungsikan untuk memberikan akses jalan bagi masyarakat ataupun pihaknya dalam melihat kondisi dipinggiran sungai tersebut.

"Diharapkan dengan penataan ini, nantinya pinggiran sungai bisa lebih tertata lagi dan mudah-mudah tidak ada longsoran tanah," tambahnya.

Selain itu, warga yang tinggal di dekat sungai tersebut merespon positif proyek penataan di pinggiran sungai ini.

Diharapkan dengan adanya penataan yang di lakukan PUPR Badung dapat memberikan lingkungan yang bersih dan nyaman. (*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved