Polres Tabanan Ajak Generasi Milenial jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Forum ini bertujuan mewujudkan generasi milenial dan relawan lalu lintas seluruh indonesia khususnya Tabanan menuju tertib berlalu lintas

Polres Tabanan Ajak Generasi Milenial jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Polres Tabanan menggelar Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka Millenial Road Safety Festival dengan melibatkan tokoh pemuda, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum di Gedung Ketut Maria, Tabanan, Rabu (16/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Polres Tabanan menggelar Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka Millenial Road Safety Festival dengan melibatkan tokoh pemuda, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum di Gedung Ketut Maria, Rabu (16/1/2019).

Hal ini bertujuan mewujudkan generasi milenial dan relawan lalu lintas seluruh indonesia, khususnya Tabanan menuju tertib berlalu lintas serta mewujudkan Bali sebagai model tertib berlalu lintas.

"Diskusi ini melibatkan sejumah pihak seperti mahasiswa, masyarakat, pelajar, dan tokoh pemuda," kata Kasubag Humas Polres Tabanan, AKP I Gede Surya Kusuma, Rabu (16/1/2019).

Dia menjelaskan, tujuan digelarnya diskusi adalah agar nantinya para pemuda atau generasi milenial bisa menyebarluaskan tentang tertib berlalu lintas.

"Artinya dia (para pemuda) akan jadi pelopor keselamatan berlalu lintas di Bali, khususnya di Tabanan. Kemudian juga menyebarkan tertib berlalu lintas ke seluruh masyarakat lainnya, mulai dari keluarga, teman, dan orang lain yang dikenalnya," jelasnya.

Karena kita ketahui, kata dia, angka kecelakaan di Tabanan masih terbilang tinggi.

Hal itu juga disebabkan oleh beberapa hal seperti tidak mematuhi peraturan lalu lintas, melanggar arus, terutama pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara, yang menganggu konsentrasi sehingga menimbulkan kecelakaan.

"Untuk itu, diskusi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman yang lebih luas tentang berlalu lintas yang baik. Kemudian membuka ruang pertanyaan kira-kira apa yang perlu dipahami lagi," imbuhnya.

Dia berharap, tokoh yang mengikuti kegiatan ini nantinya bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan menyebarkan tertib berlalu lintas ke seluruh masyarakat.

"Tujuannya, agar Tabanan menjadi model tertib berlalu lintas sehingga angka pelanggaran kecelakaan lalu lintas menurun drastis, artinya meminimalisir angka pelanggaran yang kerap menyebabkan kecelakaan," tandasnya.

Hingga berita ini ditulis, diskusi masih berlangsung.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved