3 Hari Pencarian Kadek Rifki di Jurang Desa Wanagiri Buleleng Masih Misteri, Begini Kata Polisi

Tiga hari sudah Tim Basarnas bersama aparat kepolisian sektor Sukasada melakukan pencarian terhadap Kadek Rifki Cahyadi (31).

3 Hari Pencarian Kadek Rifki di Jurang Desa Wanagiri Buleleng Masih Misteri, Begini Kata Polisi
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Tim Basarnas melakukan pencarian terhadap Kadek Rifki Cahyadi, di wilayah Dusun Asah Panji, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng Kamis (8/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Tiga hari sudah Tim Basarnas bersama aparat kepolisian sektor Sukasada melakukan pencarian terhadap  Kadek Rifki Cahyadi (31).

Namun hingga kini pria kelahiran Tabanan 14 Oktober 1988 itu belum juga ditemukan.

Petugas akhirnya memutuskan untuk menghentikan pencarian di sekitar jurang Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Kapolsek Sukasada, Kompol Nyoman Landung saat dikonfirmasi Minggu (10/2) mengatakan, pencarian terhadap Kadek Rifki terakhir dilakukan pada Sabtu (9/2).

Namun petugas tidak menemukan tanda-tanda keberadaannya di sekitar lokasi. Padahal, penyisiran sudah dilakukan hingga radius 200 meter.

“Sampai sekarang belum ada hasilnya. Ini saya lagi di TKP, mau cek perkembangan, coba gali-gali informasi dari warga setempat."

"Basarnas bersama BPBD Buleleng dibantu kepolisian dan warga setempat sudah 3 hari melakukan pencarian. Mungkin karena belum ada hasil, makanya tidak dilanjutkan. Dievaluasi dulu,” terangnya.

Polisi bersama Tim Basarnas mencari keberadaan Kadek Rifki Cahyadi, di sekitar jurang Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng Kamis (7/2/2019). Di lokasi ini lah petugas mulanya menemukan mobil yang dikendarai oleh Rifki Cahyadi, sudah dalam keadaan ringsek dan terbalik.
Polisi bersama Tim Basarnas mencari keberadaan Kadek Rifki Cahyadi, di sekitar jurang Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng Kamis (7/2/2019). Di lokasi ini lah petugas mulanya menemukan mobil yang dikendarai oleh Rifki Cahyadi, sudah dalam keadaan ringsek dan terbalik. (Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani/Dwi S)

Begitu pula dengan koordinasi dari Polsek Denpasar Selatan, kata Kompol Landung, belum ada perkembangan yang signifikan.

Pihak Polsek Denpasar Selatan juga mengalami kesulitan untuk menggali keterangan dari pihak keluarga Kadek Rifki.

"Informasi terbaru belum ada. Pelapor masih sulit dimintai keterangan untuk datang ke Polsek Densel. Baru HP korban yang disita oleh polisi untuk kepentingan penyelidikan,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah petugas kepolisian sektor Sukasada bersama Tim Basarnas dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap seorang pria bernama Kadek Rifki Cahyadi (31), Kamis (7/2).

Pria yang beralamat di Jalan Wirasatya VII, Nomor 3 A, Tukad Balian, Denpasar ini diduga terjatuh ke dalam jurang di wilayah Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Dugaan ini mencuat saat sang istri yang diketahui bernama Chyntia Dini Poernamasari (32) mencoba melacak GPS yang ada di mobil Mitsubishi Mirage DK 1186 OA milik sang suami.

Hasilnya, mobil itu diketahui berada di dasar jurang wilayah Desa Wanagiri. Polisi dibantu keluarga korban pun mendatangi TKP.

Mobil tersebut memang benar ditemukan dalam posisi terbalik di dasar jurang. Namun anehnya, petugas justru menemukan mobil itu dalam keadaan kosong. Sementara sang pengemudi, yakni Kadek Rifki Cahyadi hingga kini belum diketahui keberadaanya. (rtu)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved