Hari Raya Nyepi

PHDI Imbau Hotel Tak Sediakan Hiburan dalam Paket Nyepi

Ketua PHDI Bali, Prof I Gusti Ngurah Sudiana mengimbau agar pihak hotel atau penyedia jasa paket Nyepi ini mengikuti kesepakatan bersama

PHDI Imbau Hotel Tak Sediakan Hiburan dalam Paket Nyepi
istimewa
Nyepi. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Nyepi di Bali memang jadi daya tarik bagi para wisatawan.

Apalagi dalam pelaksanaan Nyepi ini, Bali bisa membuat segala aktivitas terhenti bak kota mati.

Hal ini pun jadi peluang bisnis sehingga munculnya paket Nyepi yang disediakan oleh hotel atau penyedia paket wisata di Bali.

Baca: Jelang Hari Raya Nyepi, Wisatawan Mancanegara Meningkat 17 persen

Baca: Ibunda Mikha Tambayong Meninggal Akibat Penyakit Autoimun, Berikut Ini Jenis dan Cara Mendeteksinya

Terkait dengan hal ini, Ketua PHDI Bali, Prof I Gusti Ngurah Sudiana mengimbau agar pihak hotel atau penyedia jasa paket Nyepi ini mengikuti kesepakatan bersama terkait pelaksanaan Nyepi ini.

Salah satunya tidak ada embel-embel hiburan dalam paket Nyepi ini.

Baca: Baku Salip di Jalur Gitgit Buleleng, Mantan Anggota TNI Tewas Ditikam

Baca: Nyepi Tahun 2019, Tol Bali Mandara Tutup Selama 32 Jam, Simak Jam Operasionalnya 

"Yang pasti mereka diharapkan mengikuti apa yang telah disepakati. Tidak boleh beraktivitas di luar hotel dan tidak boleh ada paket hiburan juga. Bagi mereka yang akan menerima tamu di hotel diimbau untuk tidak menggunakan televisi atau hiburan lainnya," kata Sudiana yang dihubungi, Senin (4/3/2019) siang.

Jika seandainya ada pihak hotel yang melanggar, ia mengatakan akan menjadi kewenangan pecalang untuk menindak.

Baca: Nyepi Tahun 2019, Tol Bali Mandara Tutup Operasional Selama 32 Jam, Potensial Lost Capai Rp 550 Juta

Baca: Ibu Mikha Tambayong Meninggal Karena Autoimun, Seperti Ini Penyakit dan Gejala Autoimun

Selain itu, dalam pelaksanaan Nyepi ini, ia juga menyatakan secara tegas supaya tidak ada istilah ngembak saat penyepian masih berlangsung dengan alasan apapun. 

Jika ada yang memiliki ternak dan mau memberi makan ternak, harus dilakukan paginya sebelum Nyepi dimulai.

Baca: Lima Puskesmas Rawat Inap di Tabanan Siaga Saat Nyepi, BRSU Persiapkan Eksternal dan Internal

Baca: Kisah Inspiratif Eks Hacker Wonosobo, Dulu Bandel Hingga Najwa Shihab Dibikin Kagum oleh Tyovan 

Esoknya saat Ngembak Geni baru bisa memberi makan ternak lagi.

Ia juga menambahkan, prajuru adat harus tegas dalam pelaksanaan Nyepi ini, jangan sampai memberikan contoh yang tidak baik kepada umat lain. (*) 

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved