Ini Penjelasan Direktur RSJP Terkait Kaburnya Napi Narkoba hingga Alasan Polisi Bersenjata Lengkap
Saat ini pasien sedang dalam pemeriksaan penggunaan narkoba di IGD RSJP Bali, untuk selanjutnya dirawat di ruang isolasi IPCU.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Rizki Laelani
Ini Penjelasan Direktur RSJP Terkait Kaburnya Napi Narkoba hingga Alasan Polisi Bersenjata Lengkap
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Direktur RSJP Bali, Dewa Gde Basudewa mengungkapkan, pasien I Gusti Ngurah Adnyana atau akrab disapa Gus Man tiba di RSJ pukul 15.30 WITA setelah dijemput enam polisi bersenjata lengkap dan dua petugas medis dari RSJ.
Saat ini pasien sedang dalam pemeriksaan penggunaan narkoba di IGD RSJP Bali, untuk selanjutnya dirawat di ruang isolasi IPCU.
"Kami belum sempat menanyai pasien lebih lanjut, apa alasan dia kabur. Saat ini pasien kami tempatkan di ruang isolasi karena kami khawatir dia kabur lagi," ujarnya.
Diakui, kaburnya GNA merupakan kejadian kali pertama yang pernah dialami oleh RSJP Bali.
Kaburnya GNA, jelas Basudewa menjadi masukan bahwa pengamanan di RSJP Bali masih belum maksimal.
Ia menegaskan kedepan akan meningkatkan sistem keamanan, disamping juga meningkatkan prosedur penjemputan bagi pasien kabur.
Baca: Polisi Bersenjata Lengkap Jemput Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Jiwa Bangli
Baca: Membaca Siasat Teco untuk Merebut Tiga Poin saat Bali United Ditantang Semen Padang
Baca: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Arema FC vs Persela Lamongan Penyisihan Grup E
"Khususnya pasien rehabilitasi dengan kasus hukum."
Sedikitnya enam anggota polisi bersenjata lengkap menjemput pasien RSJP (Rumah Sakit Jiwa Provinsi) Bali yang berinisial I Gusti Ngurah Adnyana atau akrab disapa Gus Man.
Gus Man kabur dari perawatan rehabilitasi narkoba di RSJP (Rumah Sakit Jiwa Provinsi) Bali.
Gus Man akhirnya dijemput sejumlah anggota Polres Bangli, Sabtu (9/3/2019).
Oleh pihak kepolisian, narapidana kasus narkoba itu akhirnya diantar ke RSJP Bali untuk kembali melanjutkan rehabilitasi.
Baca: Operasi Kopassus Bebaskan 5 Anggota Koramil di Papua dan Video Lodewijk Mandatjan Kembali ke NKRI
Baca: BUMN Buka 11 Ribu Formasi Lowongan Pekerjaan untuk SMA, S1, S2, dan 10 Ribu Magang Beasiswa
Baca: Ini Rekaman Suara KKB Saat Serang TNI yang Tewaskan 3 Kopassus, Semua Terkurung, Baku Kejar
Baca: Ilmu Hantu Prajurit Kopassus Bikin Prajurit AS Ketakutan hingga Jenderal di Pentagon Keheranan
Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi mengatakan, penjemputan Gus Man dilakukan enam anggota yang dipimpin langsung KBO Sat Narkoba Polres Bangli, IPTU Anak Agung Girinata.
Kemudian ada dua petugas medis RSJP Bali yang ikut dalam penjemputan.
"Yang bersangkutan dijemput langsung di rumahnya, yakni Banjar Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung dan langsung kami antar ke RSJ untuk melanjutkan tahap rehabilitasi," ujarnya.
Disinggung soal polisi bersenjata lengkap, AKP Sulhadi menyebut jika hal tersebut merupakan SOP. "Bukan seberapa tinggi ancaman dari yang bersangkutan, tapi merupakan SOP," sebutnya. (*)