Ini Penjelasan Direktur RSJP Terkait Kaburnya Napi Narkoba hingga Alasan Polisi Bersenjata Lengkap

Saat ini pasien sedang dalam pemeriksaan penggunaan narkoba di IGD RSJP Bali, untuk selanjutnya dirawat di ruang isolasi IPCU.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Rizki Laelani
dokumentasi Polres Bangli
Sejumlah anggota Polres Bangli dan petugas medis RSJP Bali ketika melakukan penjemputan pada GNA. Sabtu (9/3/2019). Sedikitnya enam anggota polisi bersenjata lengkap menjemput pasien RSJP(Rumah Sakit Jiwa Provinsi) Bali yang berinisial GNA atau akrab disapa Gus Man. 

Ini Penjelasan Direktur RSJP Terkait Kaburnya Napi Narkoba hingga Alasan Polisi Bersenjata Lengkap

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Direktur RSJP Bali, Dewa Gde Basudewa mengungkapkan, pasien I Gusti Ngurah Adnyana atau akrab disapa Gus Man tiba di RSJ pukul 15.30 WITA setelah dijemput enam polisi bersenjata lengkap dan dua petugas medis dari RSJ.

Saat ini pasien sedang dalam pemeriksaan penggunaan narkoba di IGD RSJP Bali, untuk selanjutnya dirawat di ruang isolasi IPCU.

"Kami belum sempat menanyai pasien lebih lanjut, apa alasan dia kabur. Saat ini pasien kami tempatkan di ruang isolasi karena kami khawatir dia kabur lagi," ujarnya.

Diakui, kaburnya GNA merupakan kejadian kali pertama yang pernah dialami oleh RSJP Bali.

Kaburnya GNA, jelas Basudewa menjadi masukan bahwa pengamanan di RSJP Bali masih belum maksimal.

Ia menegaskan kedepan akan meningkatkan sistem keamanan, disamping juga meningkatkan prosedur penjemputan bagi pasien kabur.

Baca: Polisi Bersenjata Lengkap Jemput Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Jiwa Bangli

Baca: Membaca Siasat Teco untuk Merebut Tiga Poin saat Bali United Ditantang Semen Padang

Baca: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Arema FC vs Persela Lamongan Penyisihan Grup E

"Khususnya pasien rehabilitasi dengan kasus hukum."

Sedikitnya enam anggota polisi bersenjata lengkap menjemput pasien RSJP (Rumah Sakit Jiwa Provinsi) Bali yang berinisial I Gusti Ngurah Adnyana atau akrab disapa Gus Man.

Gus Man kabur dari perawatan rehabilitasi narkoba di RSJP (Rumah Sakit Jiwa Provinsi) Bali.

Gus Man akhirnya dijemput sejumlah anggota Polres Bangli, Sabtu (9/3/2019).

Oleh pihak kepolisian, narapidana kasus narkoba itu akhirnya diantar ke RSJP Bali untuk kembali melanjutkan rehabilitasi.

Baca: Operasi Kopassus Bebaskan 5 Anggota Koramil di Papua dan Video Lodewijk Mandatjan Kembali ke NKRI

Baca: BUMN Buka 11 Ribu Formasi Lowongan Pekerjaan untuk SMA, S1, S2, dan 10 Ribu Magang Beasiswa

Baca: Ini Rekaman Suara KKB Saat Serang TNI yang Tewaskan 3 Kopassus, Semua Terkurung, Baku Kejar

Baca: Ilmu Hantu Prajurit Kopassus Bikin Prajurit AS Ketakutan hingga Jenderal di Pentagon Keheranan

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi mengatakan, penjemputan Gus Man dilakukan enam anggota yang dipimpin langsung KBO Sat Narkoba Polres Bangli, IPTU Anak Agung Girinata.

Kemudian ada dua petugas medis RSJP Bali yang ikut dalam penjemputan.

"Yang bersangkutan dijemput langsung di rumahnya, yakni Banjar Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung dan langsung kami antar ke RSJ untuk melanjutkan tahap rehabilitasi," ujarnya.

Disinggung soal polisi bersenjata lengkap, AKP Sulhadi menyebut jika hal tersebut merupakan SOP. "Bukan seberapa tinggi ancaman dari yang bersangkutan, tapi merupakan SOP," sebutnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved