Pagi-pagi Meracau & Bikin Onar di Pelabuhan Padang Bai, Pria Asal Jakarta Ini Nyaris Dikeroyok Warga

Polsek Pelabuhan Padang Bai menangkap Jusbir Singh, Kamis (14/3), pagi. Ia diringkus karena membuat onar di pelabuhan.

Pagi-pagi Meracau & Bikin Onar di Pelabuhan Padang Bai, Pria Asal Jakarta Ini Nyaris Dikeroyok Warga
Tribun Bali/Saiful Rohim
Polisi meminta keterangan Jusbir Singh di Polres Karangasem, Kamis (14/3/2019). Ia membuat onar di Palabuhan Padang Bai. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Polsek Pelabuhan Padang Bai menangkap Jusbir Singh, Kamis (14/3), pagi.

Ia diringkus karena membuat onar di pelabuhan.

Jusbir berbicara meracau. Ia juga mengambil minuman di sebuah warung lalu pergi tanpa membayar. 

Saat ditangkap, tak ada perlawanan berarti dari pria asal Jakarta tersebut.

Jusbir pun nyaris menjadi sasaran amuk warga sebelum polisi datang mengamankannya untuk digiring ke kantor polisi.

Informasi yang dihimpun Tribun Bali, Jusbir Singh diamankan karena meresahkan warga yang tinggal di sekitar Pelabuhan Padang Bai.

Kanitreskrim Polsek Padang Bai, Iptu Gede Wiastra mengatakan, Jusbir berbicara tidak jelas seperti orang depresi.

"Identitasnya tidak ada sama sekali. Saat diminta keterangan, jawabannya juga tidak jelas. Sekitar pukul 09.00 Wita, yang bersangkutan dibawa ke Dinas Sosial Karangasem," ujar Iptu Wiastra.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Rehabilitasi Sosial, Dinsos Karangasem, I Wayan Sukerena mengatakan, Jusbir kerap berbicara tidak jelas.

Hal ini yang membuat warga ketakutan dengan gelagatnya.

Saing kemarin, ia dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bali di Bangli. Dari rekam medis, Jusbir pernah dirawat di RSJ beberapa bulan.

"Saya tahu namanya Jusbir Singh dari RSJ. Awalnya tidak ada yang tahu," ungkap Sukerena.

Berdasarkan keterangan dari RSJ, dulu Jusbir Singh dulu diantar oleh Dinsos Klungkung.

Ia juga ditangkap karena membuat masalah. Setelah kondisi kejiwaannya membaik, Jusbir diantar Dinsos Provinsi Bali ke Dinsos Jakarta.

"Jusbir Singh memang orangnya stres. Dulu dari Dinsos Provinsi Bali sudah mengembalikan, tapi kok bisa ke Bali lagi. Sekarang masih dirawat sementara. Setelah ini kemungkinan yang bersangkutan akan dikirim lagi ke Jakarta," kata dia. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved