Program Pajak Gratis di Badung Tak Mampu Bendung Alih Fungsi Lahan Pertanian

Pemkab Badung belum bisa menekan alih fungsi lahan pertanian, sebab tiap tahun lahan sawah terus berkurang

Program Pajak Gratis di Badung Tak Mampu Bendung Alih Fungsi Lahan Pertanian
Tribun Bali
Ilustrasi - Satu di antara kawasan yang rencananya akan dibangun sebuah bangunan di kawasan Dalung, Kuta Utara, Badung, Senin (22/5/2017) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pemkab Badung belum bisa menekan alih fungsi lahan pertanian. Tiap tahun lahan sawah terus berkurang.

Padahal berbagai upaya telah dilakukan. Satu di antaranya menggratiskan Pajak Bumi Bangunan (PBB).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Putu Oka Swadiana menilai, pengurangan lahan sawah tersebut terjadi karena berbagai faktor.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, luas sawah selama tiga tahun terakhir mengalami pengurangan.

"Sebenarnya PBB gratis ini diharapkan bisa menekan alih fungsi lahan. Pada 2017 lalu, sawah di Badung seluas 9.974,58 hektare. Tahun 2018 berkurang 34,34 hektare hingga luasnya menjadi 9.940,24 hektare. Data terbaru 2019, luas sawah menurun 9.456,00 hektare atau berkurang 484.24 hektare," paparnya, Jumat (15/3/2019).

Oka Swadiana mengatakan, pengurangan luas lahan terjadi karena semakin tingginya kebutuhan lahan hunian, khususnya daerah dengan harga lahan terjangkau.

Contohnya di kawasan pedesaan yang yang lokasinya berdekatan dengan perkotaan. Lokasi ini nantinya memiliki akses mudah untuk menuju tempat-tempat tertentu.

“Dari waktu ke waktu kan penduduk berkembang. Jadi mereka membutuhkan hunian. Apa lagi daerah pariwisata, pemandangan sawah bagus, dekat-dekat sana pasti cepat ada bangunan,” jelas dia.

Selanjutnya, daerah persawahan banyak yang lokasinya berdekatan dengan kawasan cepat tumbuh. Hal ini menyebabkan rentan alih fungsi.

Seperti sawah yang ada di sekitar permukiman, dilalui jaringan jalan, khususnya jalan nasional, provinsi, dan sebagainya.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved