Napi Narkoba Dipindah ke Nusakambangan

10 Napi Kasus Narkoba Lapas Kerobokan Dilayar ke Lapas Nusakambangan, Termasuk Willy

Salah satunya yakni mantan manajer Akasaka Willy dan tiga orang tangan kanannya dilayar ke Lapas dengan maximum security di Nusakambangan

10 Napi Kasus Narkoba Lapas Kerobokan Dilayar ke Lapas Nusakambangan, Termasuk Willy
Tribun Bali / Zaenal Nur Arifin
10 narapidana Lapas Klas IIA Kerobokan yang akan dilayar ke Lapas Nusa Kambangan saat digiring oleh polisi. 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Puluhan anggota gabungan Polresta Denpasar, Polres Badung, Brimobda Bali dan Satgas CTOC bentukan Polda Bali sudah berkumpul di halaman Lapas Klas IIA Kerobokan sejak Rabu (27/3/2019) pagi sebelum matahari terbit.

Dipimpin Dansat Brimobda Bali Kombes Pol Yopie Indra Prasetya Sepang dan Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan, personel gabungan tersebut pun mendapatkan pengarahan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan pemindahan napi di Lapas Kerobokan ke Nusakambangan.

“Kita akan melakukan penggeseran narapidana kasus Narkoba merupakan jaringan Akasaka. Perintah Kapolda Bali menyampaikan agar untuk tersangka narapidana kasus Narkoba harus digeser ke Nusa Kambangan,” ungkap Kombes Pol Ruddi Setiawan.

Hal ini disebut upaya untuk menzerokan narkoba di Pulau Dewata dengan memutus rantai dugaan banyaknya peredaran narkoba berasal dari dalam Lapas Klas IIA Kerobokan.

Atas arahan perintah tersebut Polresta Denpasar berkoordinasi dengan Lapas Klas IIA Kerobokan dan Kemenkumham Provinsi Bali untuk merealisasi pemindahan 10 napi kasus Narkoba ke Nusakambangan.

Salah satunya yakni mantan Manajer Marketing Akasaka Willy dan tiga orang tangan kanannya dilayar ke Lapas dengan maximum security di Nusa Kambangan.

Dengan tangan serta kaki terborgol 10 narapidana tersebut dikawal oleh polisi berjalan keluar Lapas.

10 narapidana tersebut akan dibawa terlebih dahulu ke Lapas Bangli untuk dikumpulkan dengan narapidana di sana yang juga akan dilayar ke Pulau Nusa Kambangan sebanyak 12 narapidana.

Kalapas Klas IIA Kerobokan Tony Nainggolan mengatakan 10 napi tersebut merupakan narapidana dengan hukuman di atas 10 tahun kurungan penjara dimana yang paling rendah 13 tahun dan paling tinggi adalah seumur hidup.

“Seumur hidup kita pindahkan tiga orang. 20 tahun pidana ada satu orang selebihnya ada hukuman 27 tahun sampai dengan 13 tahun,” tutur Tony Nainggolan.

Pemindahan ke-10 narapidana tersebut pun mendapatkan pengawalan ketat dari kepolisian dimana satu mobil rantis milik Brimobda Bali diterjunkan untuk pengamanan.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved