Kecelakaan di Underpass Ngurah Rai

Temuan Mayat di Underpass Ngurah Rai Yang Videonya Viral, RSUP Sanglah: Sebagian Tubuh Patah Tulang

Dalam video tersebut tampak sesosok jasad tergeletak di lorong Underpass Ngurah Rai dengan posisi tengkurap dan terdapat darah mengalir

Temuan Mayat di Underpass Ngurah Rai Yang Videonya Viral, RSUP Sanglah: Sebagian Tubuh Patah Tulang
Ilustrasi(iStockphoto) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Warganet Bali hari ini, Kamis (9/5/2019) dihebohkan dengan sebuah video yang sempat diunggah beberapa akun media sosial facebook dengan caption “SESOSOK MAYAT WANITA SETENGAH TELANJANG TERGLETAK DI UNDERPASS NGURAH RAI...”.

Dalam video tersebut tampak sesosok jasad tergeletak di lorong Underpass Ngurah Rai dengan posisi tengkurap dan terdapat darah mengalir dari kepalanya.

Baca: Terkait Video Viral Penemuan Mayat di Underpass Ngurah Rai, Polisi Nyatakan Itu Korban Kecelakaan!

Adapun setelah dikonfirmasi kepada pihak kepolisian, polisi mengatakan sosok yang tergeletak tersebut bukanlah mayat perempuan sebagaimana disebut dalam caption video yang beredar.

Namun sosok tersebut adalah laki-laki.

“Yang buat postingannya siapa ya itu? Ingin tahu orangnya. Itu Hoax,” jawab Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu I Putu Ika Prabawa.

Saat disinggung maksud hoax di sini bagaimana dan lebih jelasnya seperti apa, Iptu Putu Ika menyampaikan itu korban lakalantas dan ditangani Satlantas Polresta Denpasar.

“Korban kecelakaan kalau tidak salah itu,” ungkapnya.

Adapun setelah dikonfirmasi ke bagian Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Ida Bagus Putu Alit,DMF SpF membenarkan bahwa benar ada temuan mayat berjenis kelamin laki-laki tergeletak di Underpass Ngurah Rai pada Kamis (9/5/2019) dini hari pukul 00.30 WITA.

Disebutkan pula bahwa sebagian tubuhnya mengalami patah tulang.

Ia mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan luar terhadap jasad laki-laki 23 tahun tersebut, terdapat luka-luka terbuka dan memar yang tersebar pada bagian wajah, dada, dan anggota gerak bagian atas dan bawah yang juga disertai patah tulang.

"Mayat diterima pukul 06.20 Wita. Terdapat luka-luka terbuka dan memar tersebar pada wajah, dada dan anggota gerak atas dan bawah serta patah tulang pada kepala dan wajah, panggul, dada, paha kanan dan kiri," ujarnya

Namun demikian, dokter belum mengetahui pasti terkait kronologi kejadian tersebut.

Diketahui dari petugas forensik, adapun identitas korban yakni, seorang pelajar mahasiswa bernama Marrio Jerry Loba (23). Tempat/tanggal lahir di Lambanapu, NTT.

Dari pantuan Tribun Bali saat ini, pihak keluarga dan kerabat teman memadati halaman ruang jenazah di RSUP Sanglah, Denpasar. (*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved