Ramadan 2019

Ramadan Ceria, Anak-Anak Baca Quran Sambil Menunggu Berbuka Puasa

Sambil menunggu waktu berbuka puasa, TPQ Musholla Baitul Mu`miniin BKDI Bali menggelar kegiatan Ramadan ceria bagi anak-anak

Ramadan Ceria, Anak-Anak Baca Quran Sambil Menunggu Berbuka Puasa
Tribun Bali/Meika Pestaria Tumanggor
Anak-anak membaca Quran dalam kegiatan Ramadan Ceria di Musholla Baitul Mu`miniin BKDI Bali, Selasa (14/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Meika Pestaria Tumanggor

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sambil menunggu waktu berbuka puasa, TPQ Musholla Baitul Mu`miniin BKDI Bali menggelar kegiatan Ramadan Ceria bagi anak-anak.

Kepala TPQ Musholla Baitul Mu`miniin BKDI Bali, Hari Rotulhal mengatakan Ramadan Ceria bertujuan memberikan ruang bagi anak-anak untuk membagikan pelajaran yang didapat selama belajar mengaji.

"Yang ditampilkan anak-anak, pelajaran yang didapat saat mengaji, misalnya anak-anak yang belajar jilid satu, nanti yang ditampilkan apa yang dipelajari dan batasannya sampai dimana, hafalannya sampai dimana. Begitu seterusnya. Kami ada sembilan kelas, sampai kelas tahfiz disini," kata Hari Rotulhal.

Baca: Ngabuburit Bareng hingga Berbagai Event Menarik Selama Ramadhan Fest di Plaza Renon

Baca: Napi Lapas Perempuan Denpasar Akan dapat Remisi Idul Fitri, Kalapas Minta Hafalkan Ayat Kursi

"Ramadan Ceria ini diadakan agar anak-anak bisa tampil di muka umum, di depan teman-temannya. Jadi melatih mental. Selain itu kami juga menyediakan hadiah," ujar Hari Rotulhal.

"Jadi khalayak ramai bisa mendengarkan. Jemaah yang ingin berbuka puasa juga bisa mendengarkan. Jadi nggak bengong menunggu waktu berbuka puasa," tambah Hari Rotulhal.

Anak-anak yang belajar mengaji juga tampak antusias menunggu giliran untuk tampil.

"Anak-anak sangat antusias. Malah anak-anak menunggu giliran kapan bisa tampil," kata Hari Rotulhal.

Baca: TRIBUN WIKI - 6 Taman Ini Bisa Jadi Alternatif Tempat Nongkrong di Denpasar

Baca: Tim PFA Bali Berhasil Meraih Posisi Runner Up IMMAPA CUP I 2019

TPQ Musholla Baitul Mu`miniin BKDI Bali memiliki peserta didik mencapai 200 anak yang terbagi menjadi tiga shift.

Shift sore dengan sembilan kelas, shift siang satu kelas dan shift pagi empat kelas.

Selama bulan Ramadan, anak-anak yang belajar mengaji juga diberikan pemahaman untuk berbuat baik, karena pada bulan Ramadan amal kebaikan dilipatgandakan.

"Kami berikan juga pembekalan khusus Ramadan. Dan selama Ramadan setiap mau pulang selalu diselipkan dan diingatkan kembali bahwa ini bulan Ramadan, kebaikan berlipat ganda, jadi untuk meningkatkan semangat anak-anak berbuat baik," ujar Hari Rotulhal.(*)

Penulis: Meika Pestaria Tumanggor
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved