Ramadan di Bali
Nyekar, Tradisi Umat Muslim Jelang Ramadan
Nyekar merupakan tradisi bersih-bersih makam, tabur bunga, dan sekaligus mendoakan anggota keluarga yang sudah meninggal.
Laporan Wartawan Tribun Bali, Muhammad Qomarudin
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menjelang datangnya bulan ramadan, warga muslim di sekitar kota Denpasar menggelar tradisi “nyekar” di areal pemakaman muslim Wanasari jalan Maruti Pamecutan Kaja Denpasar, Bali.
Nyekar merupakan tradisi bersih-bersih makam, tabur bunga, dan sekaligus mendoakan anggota keluarga yang sudah meninggal.
Saharudin, salah seorang pengurus pemakaman muslim Wanasari mengatakan, tradisi tersebut sudah menjadi tradisi turun temurun.
Tradisi nyekar bertujuan mengingatkan yang hidup pada yang mati.
Artinya, tradisi nyekar mencoba mengingatkan kembali bahwa kita yang masih hidup pada akhirnya nanti juga akan mati.
“Semua yang hidup pasti akan mati. Mumpung masih hidup, kita rawat keluarga kita yang sudah lebih dulu meninggal,” tutur Saharudin, Jumat (27/6/2014). (*)
Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali