Jelang HUT Kemerdekaan, Ratusan Penjor Warnai Gianyar
Menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan, suasana Kota Gianyar sedikit berbeda dari hari biasanya. Dimana pada perayaan kemerdekaan Indonesia yang
Penulis: I Putu Darmendra | Editor: Iman Suryanto
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Darmendra
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan, suasana Kota Gianyar sedikit berbeda dari hari biasanya. Dimana pada perayaan kemerdekaan Indonesia yang ke-69, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengadakan lomba Penjor bertemakan Merah Putih.
Dalam technical meeting di Pendopo Kantor Bupati Gianyar, disepakati pemasangan penjor merah putih akan dilaksanakan pada tanggal 8 sampai 22 Agustus 2014.
"Kita mengambil lokasi sejak dari depan Kantor Bupati Gianyar hingga lapangan Astina Raya," jelas kordinator lomba Penjor Merah Putih I Gede Astawa.
Lomba tersebut, diikuti 74 peserta yang terdiri dari Kodim 1616 Gianyar, Denzipur 9/YKR, Polres Gianyar, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, semua dinas dan instansi, kantor, unit, BUMD, camat dan Lurah se-Kabupaten Gianyar.
"Masing-masing peserta membuat satu Penjor dengan jumlah tim 4 sampai 10 orang," jelasnya.
Peserta diharapkannya mematuhi ketentuan lomba seperti tinggi penjor yaitu 8 sampai 10 meter dari atas tanah. Garis tengah bambu penjor minimal 10 cm.
Menggunakan Sampian Penjor dengan bahan dari lontar serta hiasan penjor dibuat seindah-indahnya sesuai kreativitas peserta.
"Unsur yang dinilai adalah kreativitas, bentuk, estetika, kebersamaan dan nuansa merah putihnya. Penilaian dilaksanakan saat mulai merakit sampai pemasangan penjor pada 8 Agustus 2014," katanya.
Selain untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, lomba ini bertujuan untuk menggelorakan semangat nasionalisme masyarakat Bali, sekaligus memelihara nilai-nilai budaya Bali yang luhur.(*)