Griya Style
Bibir Sumur Disulap jadi Taman Kecil
Makin Cantik oleh Anggrek Bulan dan Cattleya
Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Rizki Laelani
Pada sisi kanan dan kiri sumur, dibuatkan penyangga dari batu bata merah setinggi dua meter.
Ujung penyangga tidak dibuatnya kotak datar, melainkan diberi lubang pada keempat sisi yang ternyata dapat digunakan untuk memasang lampu kecil.
Pada malam harinya, cahaya remang lampu itu akan menambah indah kebun, warnanya selaras dengan bata penyangga.
"Bagus jadinya kalau ditata seperti ini," tuturnya. Selain itu, pada ujung penyangga pun masih bisa dipakai untuk tumbuhnya anggrek atau tanaman gantung lainnya.
Meskipun sumur tersebut sudah dirombaknya menjadi kebun mini, tapi Gung Wid tetap menyisakan katrol kerek yang sudah berkarat, dibiarkannya menggantung di atasnya.
"Ya, jangan dilepas. Biar anak-anak saya tahu bagaimana sih orang-orang zaman dahulu menimba air.
Bagaimana bentuk katrolnya. Kalau sekarang kan mereka tinggal tekan tombol dan beres, sudah dapat air," jelasnya sambil tertawa. (*)