Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali United Pusam

Inilah 8 Pemain Lokal Bali yang Lolos Seleksi Bali United

Dari delapan pemain tersebut, tak terdapat satu pun penjaga gawang

Tayang:
Penulis: Muhammad Qomarudin | Editor: Komang Agus Ruspawan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seleksi lokal Bali United Pusam tahap kedua telah selesai digelar, Minggu (28/12) sore, di Lapangan Banteng Seminyak, Badung. Dari total 27 pemain yang lolos seleksi tahap pertama, sebanyak 8 orang pemain asli Bali akhirnya lolos untuk terus mengikuti seleksi selanjutnya di Yogyakarta 2-9 Januari 2015 mendatang.

Delapan pemain yang lolos seleksi lokal Bali yakni I Made Agus Dwipayana, I Komang Adi Parwa, Agus Setiawan, I Nyoman Sukarja, I Ketut Mahendra, Asep Triwahono, I Nengah Sulendra, dan Anggo Julian.

Dari delapan pemain tersebut, tak terdapat satu pun penjaga gawang. Terkait hal itu, Coach Indra Sjafri menjelaskan bahwa para pemain yang lolos disesuaikan dengan slot yang saat ini kosong. Sedangkan posisi kiper sudah genap tiga orang, yakin Yoo Jae Hoon, Hendra Prasetya, dan Awang Setho.

“Pemain-pemain yang kami pertahankan semata-mata berdasarkan kebutuhan tim. Delapan pemain asli Bali yang kami pilih menjadi bukti komitmen kami untuk menjadikan talenta-talenta lokal sebagai pondasi Bali United Pusam untuk ke depan,” kata Indra.

Namun menurutnya, delapan pemain yang lolos seleksi di Bali tidak secara otomatis masuk dalam skuat Bali United. Mereka masih akan menjalani seleksi berikutnya bersama dengan semua pemain yang lolos seleksi sebelumnya di Yogyakarta.

Adapun lokasi seleksi tahap berikutnya yang awalnya direncanakan berlangsung di Malang, ternyata digeser ke Yogyakarta. “Rencana awal di Malang. Ternyata Semen Padang sudah lebih dulu menggunakannya sehingga kami pilih Yogyakarta sebagai lokasi seleksi selanjutnya,” jelas Indra.

Terkait pemain yang sudah menjalin kontrak dengan Bali United, Coach Indra mengatakan hingga saat ini, ada 10 pemain yang sudah resmi terikat kontrak. Mereka adalah delapan orang dari skuat lama Persisam Samarinda dan dua pemain asing, Yoo Jae Hoon dan Dae Won Ha. Sementara yang lain masih belum terikat kontrak, termasuk lima orang jebolan Timnas U-19.

“Baru 10 orang yang resmi terikat kontrak. Selebihnya masih belum dan akan terus mengikuti seleksi tahap-tahap selanjutnya,” kata mantan Pelatih Timnas U-19 ini.

Kuota satu pemain asing yang belum terisi, menurut Coach Indra, akan sangat selektif memilih pemain dan tak perlu buru-buru. Ia menilai, ketika peraturan di Divisi Utama melarang penggunaan pemain asing, otomatis stok pemain asing yang ada pasti akan membludak. Hal tersebut memberi peluang bagi Bali United untuk lebih leluasa memilih pemain asing berkualitas.

“Yang jelas kami akan lebih selektif memilih pemain asing. Kalau kualitasnya biasa-biasa saja, lebih baik saya pakai pemain lokal saja,” ujar Indra.

Sementara itu, CEO Bali United Pusam, Yabes Tanuri, mengakui bahwa timnya memang tertinggal dalam hal persiapan membangun tim.

Namun ia yakin kalau Bali United masih akan bisa menggaet pemain berkualitas sebelum pendaftaran pemain ditutup. Ia juga mengaku masih akan terus melakukan pendekatan dengan pemain asli Bali yang masih bermain di klub lain.

“Kami memang tertinggal dalam hal transfer pemain. Tapi tenang saja, nanti pasti akan ada pemain-pemain berkualitas yang merapat ke sini,” kata Yabes.

I Nengah Sulendra (29), mantan kapten Perseden Denpasar mengaku sangat bangga bisa lolos seleksi lokal Bali United. Meski masih belum pasti masuk dalam skuat Bali United, Sulendra mengaku puas dengan pencapaiannya saat ini.

“Bangga sekali rasanya. Saya akan berusaha lebih keras lagi nanti. Semoga saja bisa masuk dalam skuat resmi Bali United,” kata Sulendra.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved