Smart Women

Emik Rintis Bisnis Jamur Bermodal Seribu Baglog

Usaha budidaya jamur tiram yang dirintis sejak dua tahun lalu itu juga melibatkan para petani lokal dari Bangli, Peguyangan, dan Sibang.

Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali
Emik menunjukkan hasil budi daya jamur tiram 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Ketut Sudiani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hanya bermodal 1.000 baglog (bibit jamur), kini budidaya jamur tiram milik Ni Wayan Purnami Rusadi ini berkembang hingga menjadi 6.000 baglog.

Perempuan berusia 24 tahun ini mengawali dari menjalankan hobi, dan kini mengolah hobinya itu menjadi bisnis yang menjanjikan.

Usaha budidaya jamur tiram yang dirintis sejak dua tahun lalu itu juga melibatkan para petani lokal dari Bangli, Peguyangan, dan Sibang.

Menurut perempuan yang biasa disapa Emik ini, menjadi kewajiban moral untuk memberdayakan dan membantu para petani.

Emik merawat jamur tiram dan memanen rezekinya di kumbung (rumah jamur) yang tidak jauh dari rumahnya di Jalan Ahmad Yani Utara, Denpasar, Bali.

Rumah jamur itu gubuk-gubuk kecil dari anyaman bambu, yang penuh dengan baglog. Sebagian di antaranya sudah panen, dan sebagian lagi masih dalam perawatan.

"Kalau ingin budidaya jamur tiram, memang perlu tempat yang lembab. Pertama saya memulainya dari rumah jamur berukuran 3x4 meter, syukur sekarang sudah bertambah," ujarnya kepada Tribun Bali beberapa waktu lalu.

Emik tidak mendapatkan modal dana untuk melakukan pengembangan usaha dengan mudah

Modal itu bukan pemberian orangtua.

Dia harus pandai melihat celah dan memanfaatkan peluang, seperti mengikuti berbagai kompetisi kewirausahaan.

Bahkan, dia pernah bekerja sebagai sales promotion girl (SPG).

“Saat itu saya benar-benar harus bisa mengontrol pengeluaran. Ditahan dulu segala keinginan. Astungkara, terakhir kali saya dapat modal senilai Rp 25 juta sebagai pemenang Lomba Wirausaha Muda Berprestasi,” kenangnya.

Menurut Emik, agar jamur hidup dan tumbuh dengan baik, hal yang paling penting diperhatikan adalah kelembabannya.

Jamur hanya dapat bertahan di suhu sekitar 26 hingga 28 derajat celcius.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved