Anggota DPR RI Keluhkan Iring-iringan Mobil Kapolda Bali? Ini Penyebabnya
Kembali, Warga Keluhkan Iring-iringan Mobil Aparat Kepolisian
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Made Ardhiangga
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Iring-iringan kendaraan yang dinaiki pimpinan aparat kepolisian yang melintas di jalan umum, kembali dikeluhkan oleh masyarakat.
Dimana sebelumnya iring-iringan dari Kapolres Buleleng menabrak Luh Winda Susi Juliantini, pelajar kelas XI IPA 3 SMAN 1 Seririt menjadi perhatian serius masyarakat.
Mengingat korban sempat mengalami rawat inap di Rumah Sakit Umum (RSU) Santi Graha Seririt, Buleleng, Rabu (8/4/2015) silam.
(Berita Terkait: Iring-iringan Kapolda Sampai Mengepalkan Tangan dan Membentak Pengendara?)
Kini keluhan tersebut datang dari anggota komisi III DPR RI yang mengaku geram dan emosi, saat melihat iring-iringan rombongan dari Kapolda Bali, Irjen Pol Ronny F Somphie, yang melintas di kawasan Buleleng.
"Saat kami pulang dari Buleleng melewati daerah Batu Riti, ada rombongan Kapolda Bali. Dimana salah satu mobil yang mengiringinya ada tulisan provos. Mereka mengepalkan tangan dan mau memukul mobil kami," kata I Putu Sudiartana, Anggota Komisi III DPR RI saat di hubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon, Sabtu (18/4/2015).
Pria yang akrab disapa Leong ini, mengaku kesal dengan sikap aparat kepolisian tersebut. Bukan soal dirinya sebagai anggota DPR RI. Tapi, sebagai pengayom masyarakat, seharusnya tidak berlaku seperti demikian.
"Masa pengayom masyarakat mesti mengepalkan tangan dan membentak-bentak masyarakat," ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan, Ketua Fraksi DPRD Demokrat Bali, I Wayan Adnyana yang mengatakan, saat itu pihaknya menaiki dua mobil dalam satu rombongan.
Saat di daerah Pancasari, bertemu dengan rombongan Kapolda Bali. Namun, rombongannya pulang terlebih dahulu.
(Berita Terkait: Dirlantas Polda Bali: Anggota Kami Tidak Mengepalkan Tangan)
"Saat ada bunyi 'nguing-nguing' kami minggir. Mempersilahkan mereka untuk lewat, kami tahulah yang seperti itu. Dan kami melaju lagi untuk pulang," jelasnya.
Nah saat melaju lagi, ada rombongan di belakang Kapolda yang terpisah melaju cukup kencang. Kemudian, bersikap tidak baik kepada rombongannya.
Bukan hanya pada rombongan DPR RI, sambung dia, tapi ke masyarakat yang lain juga seperti itu juga sikap kepolisian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-iring-iringan-mobil_20150418_192128.jpg)