Hari Kartini
Nenek 60 Tahun Ini, Berjalan Kaki Jual Buah Keliling Selama 31 Tahun
Memiliki anak dan cucu, namun tidak serta merta membuatnya tinggal bersantai di rumah. Masih menjadi tulang punggung keluarga, guna memenuhi kebutuhan
Penulis: Cisilia Agustina. S | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bicara sosok Kartini masa kini, tidak melulu berkaitan dengan wanita yang sukses secara materi dan memiliki popularitas, tapi juga dia yang mampu bertahan menghadapi kerasnya hidup dengan menjadi tulang punggung keluarga.
Berkeliling membawa 30 kg buah-buahan di atas kepalanya telah dilakoni Ni Wayan Grada sejak tahun 1984.
Wanita penjual buah keliling berusia 60 tahun ini setiap harinya berjalan kaki dari Gunung Agung, tempatnya tinggal, ke beberapa titik di Denpasar, seperti Diponegoro, Gajah Mada, Thamrin dan beberapa kawasan lainnya.
Meski sudah memasuki usia lanjut, ibu dari 2 anak dan nenek dari 4 orang cucu ini tidak henti-hentinya bekerja.
Saat ditemui Tribun Bali, ia tampak sedang beristirahat di pelataran sebuah kedai kopi di Gajah Mada, Denpasar, Bali, Selasa (21/4/2015).
"Kalau gak kerja ya mau makan apa," ujar Bu Andri, begitu ia akrab disapa oleh orang-orang di kawasan Gajah Mada, Denpasar.
Memiliki anak dan cucu, namun tidak serta merta membuatnya tinggal bersantai di rumah.
Masih menjadi tulang punggung keluarga, guna memenuhi kehidupan di rumahnya itulah alasan ia bersama sang suami, yang merupakan seorang tukang kayu, tetap bekerja hingga saat ini.
Di sisi lain, ia juga bercerita bahwa ia memiliki banyak saudara yang tergolong sukses karena banyak yang menjadi dokter dan pengusaha.
Walaupun begitu, rutinitas tersebut ia jalani dengan senang tanpa berkecil hati sedikitpun.
"Yang penting sehat terus, bisa ada pendapatan tiap hari. Saya sudah bersyukur," ujarnya sembari tersenyum. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ni-wayan-grada_20150421_130612.jpg)