Eksekusi Mati Duo Bali Nine
Inilah Pembelaan Polisi Australia Terkait Kasus Bali Nine
Colvin juga menyinggung laporan yang mengatakan bahwa Polisi Australia “menjual” geng Bali Nine kepada Indonesia agar dapat menjalin hubungan baik
TRIBUN-BALI.COM - Polisi Federal Australia (Australian Federal Police – AFP) menyampaikan pembelaan dalam kasus penahanan kelompok narkoba Bali Nine asal Australia, setelah dikritik karena melaporkan anak-anak muda itu kepada mitranya di Indonesia, meskipun mengetahui kemungkinan mereka menghadapi hukuman mati.
Informasi yang diberikan Polisi Federal Australia AFP kepada kepolisian Indonesia pada tahun 2005 mengakibatkan penahanan dan pemberian hukuman, yang akhirnya berujung pada hukuman eksekusi bagi kedua kepala geng tersebut.
Namun para perwira senior polisi Australia mengatakan bahwa mereka tidak dapat menahan geng tersebut sebelum mereka berangkat dari negaranya menuju Indonesia.
Andrew Chan dan Myuran Sukumaran menghadapi hukuman mati oleh regu penembak Indonesia hari Rabu (27/05) lalu, meskipun Australia sudah mencoba memberikan tekanan diplomatik.
Polisi Australia akan menghadapi komite parlemen untuk menjelaskan keputusan mereka tersebut.
Komisaris Andrew Colvin mengatakan pada konferensei pers hari Senin: “Bila kami memiliki informasi yang cukup untuk menahan geng Bali Nine sebelum mereka berangkat dari Australia, kami akan melakukan hal tersebut.”
Colvin mengatakan mereka tidak mengetahui jumlah anggota geng itu dan jenis narkoba yang mereka bawa, dan oleh karena itulah ia menghubungi kepolisian Indonesia.
Menurut dia pemberitaan media tentang AFP telah menerima informasi mengenai geng tersebut dari ayah seorang anggota geng, merupakan berita palsu karena AFP sudah tahu mengenai sindikat itu.
Colvin juga menyinggung laporan yang mengatakan bahwa Polisi Australia “menjual” geng Bali Nine kepada Indonesia agar dapat menjalin hubungan baik dengan polri sebagai “mengada-ada dan menghina”.
Namun dia mengakui salah satu polisi penyidik meminta agar dicopot dari tim karena khawatir mengenai kemungkinan geng tersebut menghadapi hukuman mati.
Komisaris Colvin juga mengatakan dia tidak dapat menjamin bahwa warga Australia lainnya yang tertangkap membawa narkoba ke negara-negara dengan hukuman mati tidak akan menghadapi nasib yang sama.
Dia mengatakan bahwa polisi mempertimbangkan risiko memberikan informasi, namun pedoman kepolisian mengatakan bahwa mereka juga harus bekerja dengan kepolisian asing.
Melindungi Australia
Wakil Komisaris Michael Phelan, yang mengambil keputusan untuk memberikan informasi tersebut kepada Indonesia, mengatakan merasa khawatir pada kelompok Bali Nine sejak saat itu.
Phelan juga mengatakan bahwa ketika mengambil keputusan tersebut, dia memikirkan untuk melindungi Australia dari narkoba dan bukan hubungan kedua negara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/polisi-australia_20150504_150938.jpg)