Jero Wacik Ditahan, Martono: Luwungne Sing Ngenah, Jelekne Mara Edengane
"Kami di rumah belum mendengar kabar apa-apa. Kalaupun ditahan kami keluarga secara mental sudah siap," kata Nengah Martono keponakan Jero Wacik
Penulis: I Putu Darmendra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya resmi menahan mantan menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik, di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (5/5/2015) malam.
Namun keluarga Jero Wacik di kampungnya, Desa Batur, Kintamani, Bangli, belum mendengar berita penahanan tersebut.
(Jero Wacik Dijebloskan ke Penjara Cipinang: Pak Jokowi, Tolong Saya!)
Bahkan, saat JW menjalani pemeriksaan selama delapan jam sebelum diputuskan ditahan, keluarga di Batur tak mengetahuinya.
Namun demikian, jika memang benar JW ditahan, keluarga menyatakan ikhlas.
"Kami di rumah belum mendengar kabar apa-apa. Kalaupun ditahan kami keluarga secara mental sudah siap," kata Nengah Martono, keponakan Jero Wacik saat dihubungi Tribun Bali, tadi malam.
Martono menegaskan, sang paman saat ini hanya sedang mengalami cobaan.
Seperti halnya presiden pertama Indonesia, Soekarno, yang pernah dipenjara, begitu juga dengan pamannya tersebut.
Benar atau tidaknya dugaan korupsi, Martono berkata hanya keputusan pengadilan yang akan menentukan nasib pamannya itu.
"Bapak selalu berpikir positif, pandangan dia Soekarno saja pernah dipenjara. Ini sebuah perjuangan," terangnya.
Martono juga mengeluhkan terkait hukum yang berlaku di Indonesia. Tumpang tindih dan penuh keberpihakan.
Ia tetap bersikukuh menyakini bahwa sang paman yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Kebudayaan sejatinya tidak bersalah.
Namun karena Indonesia adalah negara hukum, Martono hanya bisa berpasrah sembari menunggu hasil putusan sidang.
"Terlepas dari masalah itu, benar atau tidak, akan ada pembuktian di pengadilan. Hidup di Indonesia keweh, luwungne sing ngenah, jelekne mara edengane (Hidup di Indonesia sulit, kebaikan (orang) tidak kelihatan, jelenya baru diperlihatkan)," tuturnya.
Sesuai pesan sang paman, Martono bersama keluarga di Bali tetap berharap yang terbaik untuk JW.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/jero-wacik-ditahan-kpk_20150505_222326.jpg)