Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kelulusan Siswa SMA

Dek Moleh Peraih Nilai Ujian Nasional Tertinggi Jurusan IPB di Bali

Sebagai peraih nilai UN tertinggi Jurusan IPB di Bali, Dek Moleh merasa senang namun ada hal yang mengganjal di benak mereka. Bisakah melanjutkan?

Penulis: I Putu Darmendra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/I Putu Darmendra
Peraih nilai Ujian Nasional Tertinggi Jurusan IPB di Bali, I Kadek Diana Putra (kiri) 

Pencapaiannya itu selalu dijadikannya pelecut semangat tatkala ia merasa putus asa dengan kemungkinan tidak bisa melanjutkan kuliah.

"Dalam benak, saya harus sukses, bayang-bayang ketidakmampuan harus saya hilangkan. Saya paham dengan kondisi keluarga. Tapi saya bisa bekerja sambil kuliah," jelasnya.

Menjelang UN, Dek Moleh menambah porsi belajarnya. Pulang sekolah ia beraktifitas seperti biasa, yaitu membuat kerajinan patung.

Sore menjelang, ia memandikan neneknya yang kena stroke. Malam menjelang, 30 menit diluangkannya untuk belajar. Pukul 22.00 Wita, ia pun tidur.

Namun, mungkin karena niat yang besar. sekitar pukul 01.00 Wita, Dek Moleh selalu bangun.

Ia mengambil buku yang masih terbuka di sebelah bantalnya.

Dek Moleh lalu belajar selama dua jam.

Dek Moleh awalnya bercita-cita ingin menjadi seorang dokter. Namun mengingat kemampuan keuangan keluarga, cita-cita itu dikuburnya dalam-dalam.

Keputusan ini diambil saat menjelang penjurusan. Dek Moleh pun akhirnya memilih jurusan Bahasa.

"Ingin jadi dokter sebenarnya. Tapi karena tidak mampu biaya, saya urungkan niat. Sekarang yang paling berpeluang untuk saya adalah di jurusan pariwisata," terangnya.

Kesuksesan siswa adalah kebahagiaan guru. Setidaknya itu yang dirasakan, Ni Nyoman Suriadi, guru Bahasa Indonesia yang selama ini menjadi wali kelas Dek Moleh.

Sewaktu mendengar anak didiknya menduduki peringkat satu se-Bali, dalam hati Suriadi bersorak gembira atas pencapaian si kurus tersebut.

"Begitu dengar nama dia, waaah itu anak saya," kata guru ini mengutarakan isi hatinya.

Hanya satu kata untuk menunjukkan kebanggaanya tersebut. "Cocok.. " begitu ujarnya sembari mengacungkan kedua jempolnya ke arah Dek Moleh.

Suriadi melihat siswanya itu adalah sosok pelajar yang memiliki tekad kuat.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved