Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali United Pusam

Debut Endra Bersama Bali United Tanpa Tepuk Tangan

Baginya, laga itu ingin dijadikan pembuktian Endra Prasetya. Sayang, perjuangan tim antiklimaks.

Penulis: Marianus Seran | Editor: Rizki Laelani
TRIBUN BALI
Edisi khusus kiper Bali United Pusam Endra Prasetya 

Pelajaran berharga bagi Endra Prasetya dalam laga ini. Meski kalah, di benak pria kelahiran Madiun 1 Mei 1981 ini, kesebelasan Bali United saat ini menjadi prioritas.

Dalam latihan dan pertandingan, tim harus tetap diutamakan di atas segala kepentingan lain.

Endra Prasetya mengeluarkan semua kemampuan dan kualitas untuk bisa merebut hati tim pelatih. "Total di lapangan.

Pertama atau kapan saya dimainkan, itu keputusan tim pelatih. Yang utama dan prioritas adalah tim ini. Kebutuhan tim itu di atas segalanya," kata putra pasangan Soeprapto dan Euis Yoyoh Komaria ini.

Endra optimistis dengan Serdadu Tridatu yang dihuni pemain muda. Memang butuh waktu dan proses untuk mendapat komposisi tim yang padu dan menuai prestasi.

Dengan menjaga kekompokkan dan suasana persaudaraan, tak mustahil prestasi terbaik bisa diukir bersama Serdadu Tridatu.

"Bagi pemain muda harus terus giat berlatih, disiplin, jaga kualitas diri, dan selalu memotivasi diri buat yang terbaik, pasti kelak akan berhasil," pesan Endra Prasetya yang kini berusia 34 di Bali United. (*)

Yuk!! gabung kami:
LIKE Facebook:https://www.facebook.com/tribunbali
FOLLOW : www.twitter.com@tribun_bali

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved