Smart Women
Ini Dia Vitariana, Pianis yang Ahli Akupunktur
Barangkali tidak banyak musisi yang menekuni bidang kedokteran, atau sebaliknya, dokter yang juga seorang pemain musik.
Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Uploader bali
Sang ayah kerap mengajak Vita terlibat dalam kegiatan sosial, baik dalam bentuk medis ataupun edukasi kesehatan.
“Nah, ternyata di Bali ada banyak juga kawan-kawan yang mengajak saya. Wahh, saya paling senang kalau bisa turut membantu. Apalagi kalau sampai ada yang bilang, bu dokter terimakasih ya, saya bisa sembuh. Wah, bahagia sekali rasanya,” tuturnya.
Di sanalah menurut Vita bentuk implementasi Tri Hita Karana.
Sesibuk apapun seseorang, menurutnya, akan jauh lebih baik apabila bisa meluangkan beberapa untuk berbagi dengan sesama.
“Kalau sibuk terus dengan rutinitas, bisa stress juga kan?” katanya seraya bergurau.
Pernah suatu kali ia mendengar nasehat dari seorang dokter yang hingga kini terus menjadi pegangan hidupnya.
Saat itu ia dan kawan-kawannya diminta untuk melaporkan hasil pemeriksaan dan perkembangan pasien masing-masing.
“Nah, saat laporan pagi itu, ada yang bilang pasien no bed sekian. Dokter itu langsung marah. Kenapa mereka diberi nomor, pasien itu juga kan manusia. Jadi harus tahu dan disebutkan namanya, usianya berapa,” ucapnya.
Menurutnya, pasien harus tetap diperlakukan dengan manusiawi.
“Bayangkan kalau kita ada di posisi mereka,” tandasnya.
Pilihan Vita mengambil fokus akupunktur juga didasari atas pengalaman tersebut.
Ia merasa ada bagian dalam dirinya yang tidak tega jika suatu kali harus memberi kabar buruk semisal info kematian kepada keluarga pasien.
“Di sana saya merasa tidak tega. Kalau pasien akupunktur, sifatnya tidak emergensi. Saya bisa lebih relak ngobrol dengan pasien. Ya, mungkin saya memang tidak cocok di UGD. Pada dasarnya, lakukan apa yang membuat hatimu nyaman,” ujarnya.
Kemampuan Vita sebagai dokter coba diaplikasikannya juga dalam bidang olahraga.
Ia turut terlibat menjadi tim medis dalam organisasi wushu Garuda Dewata Wushu.
Baginya, wushu juga bagian dari seni, sehingga antara kedokteran, musik, dan wushu, sejatinya saling berkaitan. (*)
Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/vita_20150531_114601.jpg)