Art and Culture
Jadi Minoritas di Jakarta Tidaklah Mudah, Ini yang Dilakukan Kompyang Raka
Sekian jalan berliku telah ditempuh Kompyang Raka. Menjadi bagian dari minoritas di kota besar Jakarta tidaklah mudah.
Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Uploader bali
Dia mencoba memahami apa yang tengah terjadi, seraya mencari jalan terbaik untuk menjalin keharmonisan bersama.
Belakangan, barulah dia menyadari kemungkinan penyebab kejadian itu.

“Kemungkinan kami mengganggu, jadi saat mereka sembahyang, kami masih terus latihan gamelan. Jadi, setelah itu, saya mengerti. Kami sudah selesai latihan sebelum waktunya sembahyang,” tambahnya.
Kompyang Raka mengaku, setelah itu, semuanya mulai saling menghormati dan menghargai.
Masyarakat setempat pun semakin memberi apresiasi pada seni budaya Bali.
Pada kesempatan tertentu, apabila ada pertukaran pemuda atau pelajar, LKB Saraswati selalu menjadi tempat rujukan. (*)
Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kompyang-raka_20150531_180007.jpg)