Penemuan Mayat Bayi di Denpasar
Bayi Laki-laki di Jalan Pulau Kawe Diyakini Korban Tindak Kekerasan
Hasil pemeriksaan menunjukan, bayi tersebut sempat mengalami tindak kekerasan karena banyak ditemukan luka memar akibat kekerasan benda tumpul
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim Kedokteran Instalasi Forensik RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, telah melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah bayi malang yang ditemukan sudah tak bernyawa di Jalan Pulau Kawe, Denpasar, Sabtu (13/6/2015).
Dari hasil pemeriksaan luar, diketahui jenazah bayi tersebut memiliki panjang 50 cm dan memiliki berat 3 kg.
"Perkiraan umur kehamilan adalah 10 bulan yang berarti bayi ini aterm atau bayi sudah dapat hidup di luar kandungan," terang Kepala Bagian SMF Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr.Ida Bagus Putu Alit, Sabtu (13/6/2015).
Selain itu, hasil pemeriksaan menunjukan, bayi tersebut sempat mengalami tindak kekerasan karena banyak ditemukan luka memar akibat kekerasan benda tumpul di pelipis kiri dan luka memar di punggung.
Selain itu, luka lecet juga ditemukan di paha kiri serta di tungkai bawah kanan dan kiri.
"Hingga saat ini, kita belum autopsi, tapi saya yakin, bayi ini merupakan korban tindakan kriminal," tegas dr.Alit (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mayat-bayi_20150613_132746.jpg)