Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Inspirasi

Bibit Kentang Bebas Virus Berhasil Dikembangkan Oleh Wanita Asal Denpasar

Para petani di Bali menanam kembali kentang sisa hasil panen. Mereka melakukannya terus menerus sehingga bibit kentang menjadi terinfeksi.

Tayang:
Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Irma Yudistirani
Tribun Bali
Ketua Program Studi Magister Biologi, Program Pascasarjana Unud, Ir Ida Ayu Astarini MSc PhD jadi pelopor pengembangan bibit kentang bebas virus dengan teknik cryotherapy. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Ketua Program Studi Magister Biologi, Program Pascasarjana Unud, Ir Ida Ayu Astarini MSc PhD jadi pelopor pengembangan bibit kentang bebas virus dengan teknik cryotherapy.

Perempuan kelahiran Denpasar itu memperoleh beasiswa untuk Fulbright Senior Research Program di Horticulture Department, Texas A & M University.

Selama lima bulan di sana, Dayu Asta mendalami teknik pemuliaan, dan penyediaan bibit kentang yang sehat dan bebas virus. 

Sekembalinya ke tanah air, ia mengaplikasikan ilmunya untuk membantu para petani meningkatkan hasil panen.

Selama ini, menurut pengamatan Dayu Asta, para petani di Bali menanam kembali kentang sisa hasil panen.

Mereka melakukannya terus menerus sehingga bibit kentang menjadi terinfeksi dan mengakumulasi bibit penyakit.

Sebagai dampaknya, hasil panen cenderung menurun dari tahun ke tahun.

“Cara seperti itu sangat mempengaruhi hasil panen, sehingga petani terus merugi. Kentangnya rentan terinfeksi penyakit, misalnya bakteri, virus, maupun jamur. Bisa dilihat banyak kentang yang mudah busuk, berlubang dan berukuran kecil.  Solusinya, mereka harus menggunakan bibit generasi pertama, generasi nol, yang diproduksi dengan teknik kultur jaringan dan dieliminasi virusnya sebelum dirilis ke petani", terang Dayu Asta saat ditemui Tribun Bali di kediamannya di  Candra Asri, Ketewel, Gianyar, Bali.

Asta yang selama ini mendalami bidang hortikultura mengungkapkan, dari hasil pengamatannya belajar di Texas, para petani di sana sangat mengontrol bibit.

Mereka melakukan produksi secara kultur jaringan serta diberikan terapi bebas virus.

“Bibit yang akan dikeluarkan harus benar-benar bebas virus sehingga hasilnya unggul. Kami sedang melakukan proses penelitian lebih jauh. Teknik terbaru yang digunakan untuk mendapatkan bibit bebas virus ini adalah Cryotherapy.  Tunas kentang dicelupkan ke nitrogen cair, dalam suhu yang sangat dingin (-196o C) ", jelasnya.

Bagi Dayu Asta, dari sekian penelitian yang pernah dilakukannya, riset tentang kentang inilah yang paling menantang.

Ia merasa, hingga saat ini, produksi kentang menjadi persoalan yang cukup besar di Bali, khususnya di Bedugul.

Usaha Asta untuk mengajak para petani mengembangkan kentang ternyata cukup membuahkan hasil.


(Tribun Bali/ I Nyoman Mahayasa)

“Mereka sangat kooperatif dan mau mendengarkan masukan dari kami. Hasilnya, panen mereka bisa sampai dua kali lipat. Bahkan ada petani kentang yang beralih menjadi petani bibit kentang, karena harga yang lebih baik", ujarnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved