Erupsi Gunung Raung
Pesawat yang Ditumpangi Putu Fajar Berputar ke Makassar Sebelum ke Bali
Penutupan Bandara Ngurah Rai yang dilakukan sejak pukul 10.00-16.00 Wita, Minggu (12/7/2015), membuat sejumlah maskapai yang berada di udara menuju
Penulis: Irma Yudistirani | Editor: gunawan
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Penutupan Bandara Ngurah Rai yang dilakukan sejak pukul 10.00-16.00 Wita, Minggu (12/7/2015), membuat sejumlah maskapai yang berada di udara menuju ke Bali, harus berputar balik.
Hal ini membuat sejumlah penumpang yang terlanjur berada di dalam pesawat menunda menghadiri pertemuan penting dan lainnya.
Seperti yang dialami oleh sastrawan Putu Fajar Arcana (49). Dalam sambutannya di acara Memoriabilia Bali 1928 malam hari pukul 21.00 Wita, ia mengaku menyesal harus melewatkan seminar yang diadakan oleh Bentara Budaya Bali.
Sebab, pesawat yang ia tumpangi harus berhenti di Makassar akibat penutupan bandara di Bali.
"Saya akhirnya sampai di Bali pukul 18.20 Wita. Pesawatnya berputar dan berhenti di Makassar," kata Redaktur harian Kompas ini.
Sekedar diketahui, Bentara Budaya Bali mengadakan dialog budaya, pertunjukan Bali 1928 sejak pukul 15.00 Wita.
Acara ini diselenggarakan STMIK STIKOM Bali bekerjasama dengan Arbiter of Cultural Traditions.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/putu-fajar-arcana_20150712_223858.jpg)