Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Komunitas Respect Mendaki Sambil Pungut Sampah di Gunung Batur

Gde Adishima berharap para pendaki sebaiknya menyisakan jejak kaki saja, jangan sampah.

Tayang:
Tribun Bali/Luh De Dwi Jayanthi
Komunitas Respect sedang berpose di Puncak Gunung Batur, Minggu (19/7/2015) 

Laporan Wartawan Tribunbali, Luh De Dwi Jayanthi

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Koordinator Humas Komunitas Respect, Gde Adishima Krishna terlihat mengambil sampah di sekitar areal puncak Gunung Batur, Kintamani, Bangli, Bali, Minggu (19/7/2015).

Ia terlihat menuruni gunung, lengkap dengan polybag hitam berkeliling mengambil sampah di sepanjang perjalanan.

Pemandangan seperti ini sangat jarang terlihat dari sekitar ratusan pendaki Gunung Batur kemarin.

Komunitas Respect yang merupakan orang-orang lulusan Kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Singaraja ini memiliki komitmen untuk selalu berkumpul bersama untuk berpetualang bersama.

Meskipun mereka sudah lulus, namun mereka ingin tetap kompak.

Beberapa objek wisata telah dikunjungi dan mereka menyempatkan diri memungut sampah.

 "Sebenarnya kami tidak terlalu fokus untuk memungut sampah, tapi setiap kami berwisata, ini pasti kami lakukan," sahut Gde Adishima.

Komunitas Respect ini beranggotakan 30 orang, namun yang aktif dan ikut mendaki kemarin hanya 7 orang.

"Kami tidak masalah yang aktif hanya segini, terpenting kami ada kegiatan yang bermanfaat bagi alam," jelas Gde Adhisima yang agenda terakhir komunitas ini mengunjungi Air Terjun Sekumpul di Singaraja.

Gde Adishima berharap para pendaki sebaiknya menyisakan jejak kaki saja, jangan sampah.

"Kalau turun gunung, sekalian ambil sampahnya, karena ga mungkin sampahnya jalan-jalan sendiri," sahut Gde Adishima dengan nada bercanda.

Ari Zun, pendaki dari Komunitas Pejuang Beasiswa saat itu tampak sibuk mengambil gambar di Puncak Gunung Batur.

Saat ditemui Tribun Bali, ia mengatakan Komunitas Respect dapat menginspirasi bagi pendaki Gunung Batur lainnya.

"Kita harus menjaga kebersihan gunung, ini bisa memberikan pengaruh banyak pendaki lainnya untuk berpartisipasi memungut sampah dalam perjalanan pendakian," tanggap Ari Zun yang mendaki bersama lima temannya ini. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved