Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ikatan Korban Napza Tuntut Ijin Edar Obat Hepatitis C Terbaru

Mereka mendesak pemerintah yang dalam hal ini adalah BBPOM untuk segera mendaftarkan obat hepatitis C terbaru yang harganya terjangkau ke ijin edar.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Masa dari IKON (Ikatan Korban Napza) dan Yakeba (Yayasan Kesehatan Bali) ketika melakukan aksi damai di Kantor BBPOM di Denpasar, Selasa (28/7/2015) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -Bertepatan dengan peringatan hari hepatitis sedunia, puluhan masa yang dominan mengenakan pakaian hitam menyambangi kantor BBPOM (Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan) di Denpasar, Bali, Selasa (28/7/2015).

Dengan mengatasnamakan diri dari IKON (Ikatan Korban Napza) dan Yakeba (Yayasan Kesehatan Bali), mereka tampak bersemangat menyuarakan aspirasi di halaman BBPOM tanpa menghiraukan panasnya terik matahari.

"Kita datang melakukan aksi damai ini untuk mendesak pemerintah yang dalam hal ini adalah BBPOM untuk segera mendaftarkan obat hepatitis C terbaru yang harganya terjangkau ke ijin edar. Karena obat yang selama ini tersedia menurut kami harganya belum terjangkau," terang Patrician, kordinator aksi tersebut disela-sela penyuaraan aspirasinya di Kantor BBPOM Denpasar.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM (Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan) di Denpasar, Eka Ratnata menjelaskan kewenangan untuk ijin edar obat tersebut memang menjadi kewenangan BBPOM pusat.

"Kami akan membantu dan akan mendorong apa yang dituntutkan kepada BBPOM pusat agar proses registrasi obat tersebut dapat dipercepat," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved