Bali Paradise
Asam Garam Restaurant Khusus Sajikan Masakan Nusantara di Bali
Restoran ini mengambil tema garden view dan berdekatan dengan kolam renang. Asam Garam Restaurant layaknya wantilan atau joglo dengan konsep terbuka.
Asam Garam Restaurant memiliki kapasitas sekitar 30 kursi dan bisa ditambah lagi di area taman.
Restoran ini memiliki jam operasi mulai pukul 10.00-23.00 Wita dan buka setiap hari.

Sajikan Timbungan dari Wadah Bambu
Masakan Indonesia, khususnya khas Bali dibuat dengan kaya akan bumbu bercita rasa gurih, asin, dan pedas.
Untuk menyesuaikan dan dapat diterima oleh lidah turis mancanegara yang berlibur di Bali, setiap masakan dibuat tidak terlalu pedas.
“Kami bikin makanan Indonesia yang cocok juga dengan bule, yaitu jangan terlalu pedas. Dan bumbu seperti rendang tidak dibikin layaknya rendang asli. Jadi sedikit lebih light,” kata Zohra.
Dari sekian banyak jenis masakan yang dihidangkan, banyak yang menjadi favorit pengunjung.

Chef Cook Asam Garam Restaurant, Made Wiarsana, mengungkapkan sajian seperti Kelokok Bebek atau crispy duck, Sate Lilit, Timbungan, Pepes, dan Jukut Urab banyak dipesan pengunjung.
“Belakangan ini hampir semua menu merata dan dipesan oleh tamu,” ungkapnya.
Timbungan menjadi hidangan yang cukup menarik karena disajikan dengan wadah dari bambu.
Warna bumbunya kuning kemerahan dan diberi garnish irisan daun jeruk dan cabai besar.
“Itu tempatnya dari bambu dan isinya ikan mahi-mahi. Bumbunya kita buat dari cabai besar, bawang merah, bawang putih, kunyit, dan kemiri. Kita olah dan di-blender,” jelasnya.
Chef Made menambahkan untuk hidangan yang di-grill ada pula Sate Lilit, Sate Ayam, dan Sate Sapi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/aneka-masakan-di-bali_20150815_163936.jpg)