Jero Mangku Budhi Dharma
Bule Australia dan Istrinya Jadi Pemangku di Bali, Juga Ahli Pijat
Saat Jero Budhi menganut paham Hindu, keluarga besarnya sama sekali tidak keberatan. Jero Budhi kini selalu dibantu oleh istrinya, Jero Mangku Istri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Luh De Dwi Jayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pemilik nama asli Ian Fiddes asal Australia telah melaksanakan upacara pawintenan sebagai seorang pemangku di Bali.
Ia sudah merantau ke Bali sejak 20 tahun lalu.
(Baca Berita Terkait: Bule Australia Ini Menjadi Hindu dan Jadi Pemangku di Bali, Ini Kisahnya)
Semenjak mewinten, ia dipanggil Jero Mangku Budhi Dharma.
Melaksanakan pawintenan membuat ada yang berbeda dengan kebiasaannya, ia tak lagi suka makan daging.
"Saya tak bisa makan daging babi, kalau ayam bisa sedikitlah. Saya tidak tahu, setelah mewinten rasa daging menjadi tak lezat," ungkap Jero Budhi, yang lahir di Melbourne, 21 Februari 1957.
Jero Budhi kini selalu dibantu oleh istrinya, Jero Mangku Istri Wulandari, yang memiliki nama asli Lyrae Fiddes.
Jero Mangku Budhi Dharma tidak ada mengempon pura, namun sering muputin karya upacara agama untuk masyarakat yang melakukan biakaonan, piodalan, melaspas, otonan, nyambutin dan mecaru di sekitar Desa Bone, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali.
Jero Budhi yang berambut pirang ini pada Bulan Desember 2014 juga muput upacara Hari Raya Galungan di Banjar Mahindra Bali di Kota Melbourne.
Jero Budhi juga memiliki Pesraman Svarna Dvipa untuk 25 muridnya belajar meditasi.
"Murid saya banyak dari luar negeri yang tinggal di Ubud," imbuhnya.
Kelas meditasi di pesraman ini dibuka setiap hari Kamis dan Minggu pukul 14.00 Wita sampai selesai.

Begitu masuk ke pesramannya, telah terpajang foto guru‐guru Jero Budhi di atas kursi panjang sebelah barat ruangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/jero-budhi_20150909_152059.jpg)