Istana Kepresidenan Tampaksiring
Tempat Tinggal Digusur, Warga Gugat Status Tanah Istana Tampaksiring
Mereka menuntut keadilan berupa ganti rugi karena tanahnya telah diserobot hingga terpaksa tinggal di tanah orang.
Penulis: I Putu Darmendra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/I Putu Darmendra
Beberapa warga Banjar Manukaya Anyar mendatangi PN Gianyar untuk menggugat status tanah Istana Tampaksiring, Kamis (1/10/2015)
"Tempat tinggal kami digusur, kalau tidak mau pindah dibuldoser. Sekarang saya tinggal sama orang lain, bukan tanah milik sendiri," tuturnya.
Sepanjang rezim orde baru, warga tidak berani angkat bicara terlebih menuntut status tanah tersebut.
Namun setelah Presiden Soeharto mengundurkan diri, warga baru berani bersuara.
"Dulu keluarga saya dijanjikan ganti rugi sama pihak istana tapi belum ada sampai saat ini. Tidak ada yang berani bertanya saat Soeharto masih jadi presiden," kisahnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gugatan-istana-tampaksiring_20151002_090740.jpg)