Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Penipu Sulinggih Berkedok Asuransi Makin Marak, Harus Dibawa ke Jalur Hukum

Sebab dapat menyelamatkan sulinggih-sulinggih lain dan juga menyelamatkan pelaku dari prilaku sesat atau adharma.

Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Sejumlah sulinggih memimpin upacaka Tawur Agung Kesanga di Lapangan Puputan Badung, Minggu (30/3/2015). Berdasarkan data PHDI Bali, sebanyak 25 sulinggih menjadi korban penipuan berkedok asuransi kesehatan. 

Seperti diberitakan Tribun Bali, Minggu (4/10/2015), dua pria menipu seorang sulinggih di Gianyar pada Kamis (1/10/2015).

Kedua pria tersebut mendatangi geria Ida Nak Lingsir --sebutan lain untuk sulinggih-- dengan mengaku pegawai Yayasan Bali Jaya Perdana yang bergerak khusus di bidang asurasi sulinggih, bekerja sama dengan Bali Mandara (program Pemerintah Provinsi Bali).

Seseorang dari mereka mengaku bernama Ida Bagus Wiratmaja yang berasal dari Geria Gelumpang Karangasem.

Pelaku lalu menawarkan kepada Ida Nak Lingsir mengikuti asuransi kesehatan tersebut lalu meminta uang sebesar Rp 600 ribu.

Tak berselang lama, dua pria tersebut pamitan dan meninggalkan dua nomor kontak.

Setelah mereka pergi, Ida Nak Lingsir mencoba menghubungi nomor kontak yang diberikan. Namun ternyata tidak aktif.

Sebelumnya kasus penipuan yang sama juga menimpa beberapa sulinggih di Desa Tegak, Kabupaten Klungkung, Mei 2015.

Modusnya memakai kartu elektronik Jaminan Kesehatan Bali Mandara (e-JKBM).

Para sulinggih didatangi oleh orang yang mengaku sebagai petugas dari JKBM yang membagikan kartu JKBM palsu disertai kalung perak dan liontin.

Oknum penipu tersebut kemudian meminta biaya pengganti sebesar Rp 5.999.000.

Namun dengan modus alasan korban seorang sulinggih, pelaku hanya minta biaya sebesar Rp 999.000.

Berdasarkan data yang dihimpun Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali, sudah ada 25 sulinggih yang menjadi korban penipuan berkedok asuransi ini.

Namun, sampai saat ini PHDI belum mengambil upaya hukum. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved