Kabur, Nyoman Saputra Jebol Ventilasi Kamar Mandi Tahanan
Saat itu, tahanan curanmor bernama Bambang Susanto (33) juga melarikan diri saat hendak di BAP di Ruang Reskrim Polresta Denpasar.
Penulis: Edi Suwiknyo | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Nyoman Saputra, tahanan kasus narkoba Polresta Denpasar, Bali kabur dari sel tahanan mapolresta setempat, Minggu (25/10/2015) sekitar pukul 16.00 wita.
Informasi yang diperoleh Tribun Bali di lingkungan Polresta Denpasar menyebutkan, Nyoman Saputra, yang juga residivis itu, baru 10 hari ditahan.
Dia kabur setelah berhasil menjebol ventilasi kamar mandi sel tahanan setempat.
Kebetulan saat itu sel dalam proses renovasi.
Sejumlah pekerja tampak sedang memperbaiki beberapa bagian di rumah tahanan tersebut.
Karena sebagian anggota kepolisian sedang melakukan kegiatan di Lapangan Renon, penjagaan di tempat tersebut sedikit kendor.
Saat dikonfirmasi ihwal kaburnya tahanan tersebut, sejumlah anggota kepolisian tak mau memberikan penjelasan.
Kasat Narkoba Polresta Denpasar, Kompol I Gede Ganefo, beberapa kali dihubungi namun tak menjawab.
Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Anak Agung Made Sudana, juga tak memberikan penjelasan saat dikonfirmasi.
Namun demikian, pihak Propam Polresta Denpasar sudah memintai keterangan kepada sejumlah petugas yang berjaga saat itu.
Selain petugas jaga, tahanan di sel tersebut juga dimintai keterangan.
Kaburnya tahanan tersebut merupakan kejadian kedua dalam dua tahun belakangan ini.
Sebelumnya kejadian serupa terjadi tanggal 30 Oktober 2014 silam.
Saat itu, tahanan curanmor bernama Bambang Susanto (33) juga melarikan diri saat hendak di BAP di Ruang Reskrim Polresta Denpasar.
Kala itu, Bambang meminta izin untuk membeli bakso karena lapar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/penjara_20150424_180942.jpg)