Tahanan Rudapaksa 3 Bocah Ini Jebol Plafon Gudang Beras Untuk Kabur
Kenali wajahnya. Tahanan ini selain juru masak Rutan Kelas IIB Gianyar, ia juga rudapaksa tiga bocah. Ia akhirnya tertangkap lagi setelah kabur.
Penulis: I Putu Darmendra | Editor: Irma Yudistirani
Namun, sampai pukul 03.00 Wita, pria yang dikenal alim di tahanan ini tak kunjung keluar.
Petugas pun curiga yang sejurus kemudian langsung melakukan pengecekan lagi.
Setelah dilihat ke dalam, plafon gudang ternyata sudah berlubang.
Sekitar enam buah atapnya bergeser menganga.
Fausi pun diduga kabur lewat lubang tersebut.
Kepala Rutan Kelas IIB Gianyar, Putu Astawa, kepada awak media mengatakan, tahanannya itu terekam CCTV saat masuk gudang.
"Karena tidak kunjung keluar, petugas melihat ke dalam gudang. Ternyata plafon dan atap gudang berlubang. Petugas langsung kami kumpulkan dan kami lakukan pengejaran," kata dia.
Fausi mendapatkan remisi dasawarsa sebanyak 75 hari pada 17 Agustus 2015.
Ia akan bebas pada 13 Mei 2017 mendatang.
Dia juga dikenal alim dan tidak pernah berulah semasa di tahanan.
Sekitar 30 menit setelah diketahui kabur, Putu Astawa lalu meminta bantuan kepada jajaran Reskrim Polres Gianyar serta menggerahkan anggotanya menyebar ke sejumlah titik terminal di Gianyar hingga Pelabuhan Padangbai, Klungkung.
Ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan tahanan kabur ke luar Bali.
"Tahanan ini adalah buruh bangunan. Sepertinya mudah sekali dia menjebol plafon lalu membuka genteng. Perawakannya kecil, dia bisa masuk lobang tanpa harus memotong kayu genteng satupun," ungkapnya.
Atas kejadian ini, ia enggan menyalahkan siapa-siapa.
Kata dia, kelalaian ada pada jajarannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/muhamad-fausi_20151031_150352.jpg)