City Tour di Buleleng Bisa, Tapi Harus Ditata Lagi
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, pihaknya masih harus menata kembali sejumlah obyek wisata di Singaraja
Penulis: Lugas Wicaksono | Editor: gunawan
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, pihaknya masih harus menata kembali sejumlah obyek wisata di Singaraja jika ingin mengembangkan City Tour. Diantaranya seperti Gedong Kirtya, Gedung Kesenian, Eks Pelabuhan Buleleng dan Pantai Lovina.
"City tour kita harus menata kembali objek objek wisata di Kota Singaraja seperti Gedong Kirtya, Gedung Kesenian, Eks Pelabuhan Buleleng dan Pantai Binaria Lovina. Mudah-mudahan ke depan bisa tertata lebih baik untuk fasilitas pariwisatanya," tulis Suyasa melalui pesan singkat, Selasa (24/11/2015).
Sebelumnya, Sejarawan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, I Made Pageh MHum mengatakan, Kota Singaraja sesungguhnya dapat dikembangkan dengan City Tour (Wisata Kota).
(Baca: Sejarawan Gagas City Tour di Singaraja, Tapi Banyak Bangunan Bersejarah Dirobohkan)
Mengingat Singaraja merupakan kota bersejarah di Bali. Terlebih dahulu Singaraja menjadi ibukota Sunda Kecil.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-obyek-wisata-eks-pelabuhan-buleleng_20151120_122508.jpg)