Breaking News:

Mahasiswa Program Doktor Ilmu Kedokteran Unud Beri Bantuan

Mereka dididik dan diberikan bekal pengetahuan untuk dapat menyongsong masa depan mereka agar lebih baik.

Editor: Kander Turnip
Tribun Bali/I Dewa Made Satya Parama
Program Doktor Ilmu Kedokteran Universitas Udayana memberikan sumbangan kepada Panti Asuhan Dharma Jati II, Denpasar, Bali, Senin (30/11/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Dewa Made Satya Parama

TRIBUN-BALI.com, DENPASAR - Suasana Panti Asuhan Dharma Jati II di Denpasar, Bali, Senin (30/11) nampak ceria ketika anak-anak yang kurang beruntung ini menyambut dengan hangat kedatangan 30 mahasiswa Program Doktor Ilmu Kedokteran Universitas Udayana yang hendak memberikan sumbangan untuk keperluan 70 orang yang kurang beruntung.

Wayan Nika, pendiri Panti Asuhan Dharma Jati merasa sangat terbantu dengan kehadiran para mahasiswa ini karena sumbangan yang diberikan begitu banyak.

“Terima kasih atas kepedulian teman mahasiswa ini. Sumbangan ini sangat membantu kami dalam menunjang kehidupan anak-anak di panti asuhan ini,” jelasnya.

Panti asuhan yang berdiri pada 15 Oktober 1985 ini dikelola oleh Wayan Nika dan istrinya. Hingga kini sudah lebih dari 2.000 anak yang diasuh dengan baik. Mereka dididik dan diberikan bekal pengetahuan untuk dapat menyongsong masa depan mereka agar lebih baik.

Kordinator Program Doktor Ilmu Kedokteran Universitas Udayana Angkatan 2015, I Putu Eka Widyadharma mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dalam menunjang masa depan anak-anak yang kurang beruntung.

“Ini juga sebagai bantuan untuk mereka yang akan menjadi generasi penerus bangsa,” jelasnya.

Sumbangan sembako dan dana yang dikumpulkan diharapkan dapat meringankan beban mereka.

“Kegiatan ini juga sebagai ajang berbagi, sebagai bentuk keprihatinan karena melihat mereka yang kurang beruntung dibandingkan kita yang masih beruntung ini,” ujarnya.

Diharapkan dengan kedatangan 30 mahasiswa Program Doktor Ilmu Kedokteran Unud dapat memberikan motivasi tersendiri kepada anak-anak ini untuk terus mengejar pendidikan setinggi-tingginya demi memajukan bangsa dan negara.

Ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Program Doktor Ilmu Kedokteran Unud setiap tahun.

Selain sebagai bentuk kepedulian akan nasib anak-anak panti asuhan, ia mengatakan, kegiatan ini juga memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan masyarakat.

Peran serta masyarakat akan kepedulian terhadap anak-anak yang kurang beruntung tentunya akan meringankan beban mereka yang kehidupannya sangat terbatas.

“Karena kita merupakan mahluk sosial, tentunya kita harus memperhatikan dan membantu masyarakat yang masih kurang beruntung,” ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved