Rumah Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang, Nyoman Cangkir Tetap Bersyukur
"Ya mau bagaimana lagi. Terpaksa disini dulu tiang sementara," ujarnya.
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Hujan deras dan angin yang bertiup kencang lima hari lalu membuat rumah Nyoman Cangkir ambruk.
Rumah warga miskin asal Banjar Pujung Kaja, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Blai itu kini nyaris tak bisa ditempati.
Nyoman Cangkir bersama suami dan satu saudaranya harus menumpang di rumah saudaranya.
"Sementara saya tinggal di rumah saudara. Sehari setelah ambruk saya dan suami masih di sana tinggal tapi sekarang sudah tidak berani lagi," kata Cangkir saat ditemui Tribun Bali, Sabtu (12/12/2015) sore dibangunan tua bekas konter yang berada tepat di sebelah utara rumah ambruk tersebut.
Untuk masak nasi dan lauk, kini Cangkir hanya bisa numpang di bangunan tua bekas konter tersebut.
Pun di dalam bangunan bekas konter itu, rupanya juga tak layak huni.
Biasanya bekas bangunan tersebut digunakan untuk tempat menyimpan hasil panen padi.
Kini tempat itulah yang digunakan Cangkir untuk istirahat saat siang hari.
"Ya mau bagaimana lagi. Terpaksa disini dulu tiang sementara," ujarnya.
Lokasi rumah Nyoman Cangkir berada 100 meter sebelah utara simpang tiga Pujung Kaja, tepatnya 150 meter ke utara setelah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Telepud.
Cangkir dan suaminya sudah berupaya untuk melaporkan kondisi rumahnya ke Kepala Dusun setempat.
Kepala Dusun, kata perempuan petani ini, sudah berusaha melaporkan ke Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gianyar dengan harapan bisa mendapat bantuan.
"Saya punya surat miskin. Kepala dusun saya sudah melaporkan ke Pemda. Ya mudah-mudahan ada yang membantu," kata ibu yang hingga saat ini belum dikaruniai anak ini.
Pantauan Tribun Bali di sekitar bekas rumah Nyoman Cangkir, tembok sisi utara rumah tersebut sudah ambruk.
Terlihat pecahan-pecahan tembok masih berserakan di atas tanah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/rumah-nyoman-cangkir-yang-ambruk-di-gianyar_20151213_235819.jpg)